Empat RPH Ilegal Resahkan Warga Bekasi

BEKASI, (PRLM).-Sebanyak empat Rumah Pemotongan Hewan (RPH) babi dan anjing tak berizin di kampung Rawa Kalong, Desa Setia Mekar, RT 05 RW21, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi meresahkan warga. Pasalnya, RPH tersebut berada di tengah permukiman penduduk.

"Kami khawatir atas dampak dari RPH tersebut. Penduduk di sini sudah sangat terganggu oleh limbah sisa pemotongan. Kami khawatir hewan ternaknya mengandung virus," ujar Dani (30), salah seorang warga Kampung Rawa Kalong ketika ditemui "PRLM", Kamis (18/3).

Menurutnya, RPH tersebut sudah ada sejak sepuluh tahun lalu. Awalnya, warga tidak berkeberatan, namun setelah diselidiki ternyata RPH tersebut tidak mempunyai izin. "Kalau tidak punya izin berarti kan tidak punya standar pemotongan hewan dan keamanan dari kegiatan tersebut, termasuk limbah yang dibuang," ucapnya.

Kepala Desa Setia Mekar, M. Sebih, mengatakan hampir setiap hari didatangi oleh warga yang menanyakan tindak lanjut penutupan RPH tersebut. "Warga sudah sangat resah dengan aktivitas RPH. Sebab hewannya berisik dan baunya sangat menyengat, belum lagi bahaya penyakit yang ditimbulkan," katanya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Bekasi, Asep Adid Kusnadit, mengatakan keberadaan RPH tersebut telah menyalahi aturan karena tidak mempunyai surat-surat perizinan, dan sistem pengolahan produksi yang tidak layak.

"Salah satu syarat mendirikan RPH, tempatnya minimal berjarak 100 meter dari permukiman penduduk untuk menghindari pencemaran lingkungan. Sementara para pengsaha itu membangun di tengah pemukiman penduduk," katanya.(A-186/A-50)***

Baca Juga

Musim Gadu, Petani Minta Jaminan Air

SUBANG, (PR).- Sejumlah petani di empat kecamatan Kabupaten Subang meminta jaminan ketersediaan air, menyusul digulirkannya percepatan tanam.

123 Napi Lapas Majalengka Peroleh Remisi Lebaran

MAJALENGKA,(PR).- Sebanyak 123 narapidana dari jumlah 230 narapidana (napi) binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Majalengka, diusulkan mendapat remisi khusus Lebaran tahun 2016 kepada Kanwil Kemenkum HAM Jawa Barat.

Bus Terguling, Satu Orang Tewas

GARUT, (PR).- Satu bus Gapuraning Rahayu dengan nomor polisi AA 1527 DD mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Limbangan, Jumat 1 Juli 2016 sekitar pukul 1.00. Dari 60 penumpang yang diangkut, salah seorang penumpang meninggal dunia.