Sabtu, 11 Feb, 2012

Portal Lain Menu

Aparat Diminta Usut Kematian Syandi

USEP USMAN NASRULLOH/"PRLM"
USEP USMAN NASRULLOH/"PRLM"
SITI Rofaedah (40/kedua kanan) ibu korban meninggal dunia akibat penganiayaan oleh anggota geng motor, Sandi Aditya (15), menangis terharu saat menerima pelayat di kediamannya di Kampung CIlebak RT...

SOREANG, (PRLM).- Keluarga Syandi Aditya (16), korban pengeroyokan anggota geng motor yang ditemukan tewas mengapung di sungai Citarum, Kp. Cicukang, Desa Mekarrahayu, Kec. Margaasih, Kab. Bandung, berharap agar pihak kepolisian segera menangkap kawanan geng motor yang diduga menganiaya anaknya.

“Kami sudah mengurus Syandi sedari kecil, kami tidak bisa terima kalau sekarang anak kami meninggal karena dibunuh orang lain,” ucap ibu Syandi, Siti Ropaidah (40), didampingi oleh ayah Syandi, Adang Rasidi (42), ketika ditemui di kediamannya di RT 1 RW 14 Kampung Cilebak, Desa Cangkuang Kulon, Kec. Dayeuhkolot, usai pemakaman jasad Syandi, Senin (15/3).

Sementara itu, Siti menuturkan, pada Jumat (12/3) siang sebelum usai sholat Jumat, Syandi mematut diri agak lama di depan cermin. “Bajunya rapih sekali, dia juga pakai minyak wangi yang selama ini jarang dilakukannya. Syandi menunjukkan jaket hitam berlambang geng motor XTC kepada saya, dia bilang itu milik temannya,” kata Siti.

Maka ketika kabar bahwa Syandi meninggal dunia akibat dikeroyok, keluarga langsung berang. “Saya tidak menyangka kalau jaket baru yang dikenakan Syandi, malah membuat hidupnya berakhir,” kata ayah Syandi, Adang. (A-175/A-177/kur)***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR