Topeng Indonesia Tampil di Budapest

SHOWBIZ
TARI topeng Jawa yang dibawakan oleh Gergye Krisztian, seorang koreografer ternama Hungaria di pembukaan Pameran Topeng Asia dan Oceania di museum Etnografi Hungaria, Budapest. Tari topeng Tawa ini mempesona ratusan undangan yang memenuhi lobby besar muse
KBRI BUDAPEST
TARI topeng Jawa yang dibawakan oleh Gergye Krisztian, seorang koreografer ternama Hungaria di pembukaan Pameran Topeng Asia dan Oceania di museum Etnografi Hungaria, Budapest. Tari topeng Tawa ini mempesona ratusan undangan yang memenuhi lobby besar museum.*

BUDAPEST, (PRLM).- Sebuah pameran topeng Asia dan Oceania dibuka secara resmi pada tanggal 12 Maret 2010 di museum Etnografi Hungaria, Budapest. Mendahului kata-kata sambutan peresmian, sebuah tari topeng dengan diiringi tabuhan musik tradisional Jawa telah diberi kesempatan mengawali upacara pembukaan. Hal ini merupakan penghargaan dan perhatian khusus pihak Hungaria kepada Indonesia.

Pameran ini menampilkan topeng-topeng langka dari negara-negara Asia dan Oceania termasuk Indonesia, Cina, Vietnam, Jepang, Papua Nugini dan lain-lain. Topeng-topeng tersebut terbuat dari emas dan lainnya dari kayu, kulit dan batu-batu lajurit serta giok. Sebagian topeng merupakan koleksi pribadi Dr. Istvan Zelnik.

Dr. Zsigmond Ritok seorang pakar budaya mengemukakan bahwa penggunaan topeng pada dasarnya menyembunyikan banyak hal dari diri pemakai dan yang tampak dari wajah topeng adalah jati diri yang sebenarnya. Cahaya topeng jenazah menampilkan kekuatan yang bersangkutan.

Duta Besar Indonesia, Mangasi Sihombing mengatakan, penggunaan topeng adalah bagian dari kebudayaan tua Indonesia yang hingga kini tetap terpelihara dan hidup dalam masyarakat. Beliau juga menekankan bahwa kekayaan budaya mencerminkan kekayaan alam dan ekonomi yang menjadikan Indonesia sebagai negara dan bangsa yang besar dan akan mencapai kemajuan setara dengan bangsa-bangsa maju lainnya. Karena itu kerjasama dengan Indonesia menjanjikan bagi semua pihak.

Para penabuh musik Jawa yang ambil bagian dalam acara ini adalah Dus Polett untuk gender, Jakab Geza untuk gendang, Kiss Marta untuk suling, Szilagy Peter untuk rebab serta Shinto Dery sebagai sinden. Penari tunggal adalah Gergye Krisztian. Selain Shinto, mereka adalah peserta beasiswa Darmasiswa beberapa tahun silam di Indonesia. Krisztian saat ini telah menjadi koreografer ternama Hungaria dan pernah meraih Choreographer of the Year Hungaria. Kiss Marta adalah pengarang dan meniti karir sebagai pelukis yang semakin menanjak. Dus Polett aktif memimpin band yang selalu mengkombinasikan musik tradisional Indonesia dengan musik modern. (A-147)***

Baca Juga

Dandanan Boyish, J-Lo Nyaris tak Dikenali Publik

SHOWBIZ
Dandanan Boyish, J-Lo Nyaris tak Dikenali Publik

LOS ANGELES, (PRLM).- Secara tak sengaja Jennifer Lopez berhasil mengelabui perhatian publik. Penyanyi yang akrab disapa J-Lo ini tampil dengan dandanan boyish saat syuting drama televisi terbarunya "Shades of Blue di New York".

Kim Woo Bin Kasting untuk Film Blockbuster

SHOWBIZ
KIM Woo Bin mendapatkan tawaran kasting dari film “With God”.*

SEOUL, (PRLM).- Usai terdapat kabar bahwa Kim Woo Bin mendapatkan tawaran kasting dari film “With God” (judul belum pasti), agensi dari sang aktor, Sidus HQ mengkonfirmasi kebenaran hal tersebut.

The Overtunes Bercita-cita Ingin Membuat Konser

SHOWBIZ
THE Overtunes mulai merintis cita-cita besarnya untuk menggelar konser. Kini mereka melakukan persiapan secara matang.*

JAKARTA, (PRLM).- Grup band The Overtunes yang terdiri atas tiga bersaudara, yaitu Mada Emmanuelle Brahmantyo, Reuben Nathaniel Brahmantyo, dan Mikha Angelo Brahmantyo makin dikenal di blantika musik Indonesia.

Dapat Vokalis Baru, Drive Persiapan Album Kelima

SHOWBIZ
BAND Drive kembali mendapatkan personel baru. Kali ini Tirta Adila dipercaya sebagai vokalis. Tirta pun terlibat dalam penggarapan album baru Drive.*

JAKARTA, (PRLM).- Setelah ditinggal Anji, grup band Drive langsung mencari pengganti sebagai vokalis. Drive sempat mendapatkan Takeda sebagai vokalis, dan menelurkan satu album. Namun Takeda tak bertahan lama, dan berpisah dengan Drive secara baik-baik.