Badan Geologi Lakukan Bakti Sosial Terhadap Korban Longsor

KEPALA Pusat Survey Geologi Dr. Ir A. Djumarna Wirakusumah saat memberikan bantuan terhadap korban bencana longsor di Desa Tenjolaya Kec.Pasirjambu Kab. Bandung.*
ISTIMEWA
KEPALA Pusat Survey Geologi Dr. Ir A. Djumarna Wirakusumah saat memberikan bantuan terhadap korban bencana longsor di Desa Tenjolaya Kec.Pasirjambu Kab. Bandung.*

CIWIDEY, (PRLM),- Badan Geologi yang memiliki tugas dan fungsi dalam pelayanan informasi kebumian yang sarat dengan strategi dalam masalah penaggulangan Mitigasi dan bencana geologi, gerakan air tanah, gempa bumi serta tsunami memiliki kedekatan dengan masyarakat umum sebagai korban akibat bencana tersebut. Maka kedekatan tersebut menjadi bagian dari seluruh karyawan dilingkungan Badan geologi untuk memiliki sikap peduli terhadap korban bencana dimanapun terjadi.

Hal itu dikatakan Kepala Pusat Survey Geologi Dr. Ir A. Djumarna Wirakusumah saat memberikan bantuan terhadap korban bencana longsor di Desa Tenjolaya Kec.Pasirjambu Kab. Bandung Baru-baru ini.

Sementara Pranata Humas Badan Gelogi Drs. Donny H. menjelaskan batuan yang diberikan terhadap para korban bencana longsor tersebut merupakan hasil dari donasi karyawan dilingkungan Badan Geologi diantaranya berupa kebutuhan sehari-hari, berupa tikar, kain sarung, pakaian, mi instan, sabun cuci dan mandi serta susu, kornet. (kur)***

Baca Juga

Peringati Hari Pahlawan SMAN 20 Bandung Gelar Donor Darah

BANDUNG,(PR).-Untuk membantu sesama yang membutuhkan darah, Kader Kesehatan Remaja (KKR) SMAN 20 Bandung bekerja sama dengan PMI cabang Kota Bandung menyelenggarakan donor darah, Kamis 10 November 2016.

Atasi Banjir, Pengerukan Sedimen di Pagarsih Terus Dilakukan

BANDUNG, (PR).- Pengerukan sedimen di aliran Sungai Citepus, Pagarsih, Kota Bandung terus dilakukan. Pengerukan sudah dimulai pada Rabu 9 November 2016 pukul 8 pagi. Namun sedimen kembali bertambah setelah banjir menggenangi kawasan Pagarsih sore harinya.

Pemkot Bandung Yakin PT BII Bisa Langsung Raih Benefit

BANDUNG, (PR).- ‎Kota Bandung memiliki badan usaha milik daerah berbentuk perseroan, Bandung Infra Investama, setelah disahkan dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kota Bandung, Kamis 10 November 2016. Penyertaan modal awal PT BII yakni Rp 30 miliar.