Daftar Tunggu Calon Jemaah Haji Jateng Capai 109.248 Orang

PURWOKERTO,(PRLM).- Daftar tunggu peserta haji di Jawa Tengah yang terekam pada bank-bank sampai Senin (1/3) pagi tercatat sudah mencapai 109.248 orang. Padahal kuota haji untuk 2010 hanya 29.435 orang calon.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kkementrian Agama Kabupaten Banyumas Drs.Purwanto Hendro, menjelaskan, dari data tersebut, untuk prediksi kuota haji Jawa Tengah sampai dengan tahun 2013 masih tersisa sekitar 8.400 orang calon.

Sedangkan hasil monitoring tabungan haji sampai Senin pagi, di Kabupaten Banyumas tercatat sudah terdaftar sebanyak 4.202 penabung aktif. "Padahal kuota untuk tahun ini hanya 1.057 orang, sehingga terdapat 3.152 calon haji yang masuk dalam daftar tunggu," kata Purwanto.

Diprediksi calon haji yang masuk dalam daftar tunggu hingga 2011 mencapai 1.086 calon jemaah haji, tahun berikutnya 2012 membengkak hingga 1.060 calon jemaah haji.

Sementara calon jemaah haji daftar tunggu hingga 2013 sampai hari Senin pagi tadi sudah mencapai 1006 calon jemaah haji. "Jumlah tersebut, kemungkinan akan terus bertambah, karena masih banyak calon jemaah haji yang datang ke kantor kementrian Agama Kabupaten Banyumas untuk berkonsultasi sebelum mendaftarkan diri ke bank-bank tertentu," katanya.

Saat ini kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, masih menunggu keputusan pemerintah tentang ketentuan setoran awal bagi calon jemaah haji. Sementara untuk kegiatan administrasi, saat ini, tengah dilakukan pemeriksaan kelengkapan, termasuk pas foto calon jemaah haji.(A-99/A-50)***

Baca Juga

Ledakan di Depan Gereja Oikumene Samarinda Lukai Anak-anak

SAMARINDA, (PR).- Ledakan yang diduga berasal dari bom molotov terjadi di depan Gereja Oikumene di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu siang, 13 November 2016. Kejadia ini mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka.

Pemerintah tak Ingin Ada Unjuk Rasa 25 November

JAKARTA, (PR).- Melalui konsolidasi yang sudah dilakukan Presiden Joko Widodo baik pada TNI, Polri, para ulama, serta proses penegakan hukum yang dilakukan transparan atas Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama, pemerintah berharap tidak ada lagi unjuk rasa 25 November 2016.

Komisi III Apresiasi Polisi dalam Penetapan Tersangka Ahok

JAKARTA, (PR).- Komisi III DPR RI memberikan apresiasi kapada Polri yang telah bekerja secara profesional, independen dan transparan atas keputusan yang diambil dalam gelar perkara yang telah menyita perhatian publik secara luar biasa itu.