Mutasi Jabatan di Pemkab Sumedang Sesuai SOTK Baru

JAWA BARAT

SUMEDANG, (PRLM).- Pemkab Sumedang, dalam waktu dekat ini bakal mengadakan kembali mutasi jabatan. Sekretaris Daerah (Sekda) yang juga Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) kab. Sumedang H. Atje Arifin Abdullah mengatakan, mutasi itu idealnya dilaksanakan sesegera mungkin.

Mutasi jabatan yang bakal dilaksanakan di lingkup Pemkab Sumedang awal tahun anggaran sekarang, terkait dengan adanya perubahan pada Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru yang telah ditetapkan untuk diberlakukan pada tahun anggaran 2010. "Karena APBD-nya sekarang sudah ditetapkan, maka jabatan-jabatan pada SOTK baru itu pun, idealnya segera diisi melalui mutasi dan pergeseran jabatan," uja Atje, lalu menyebutkan untuk itu, Baperjakat akan segera menyampaikan bahan untuk mutasi pengisian jabatan SOTK baru tersebut kepada Bupati Sumedang.

Namun, Atje menyatakan sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan nama-nama pejabat yang akan mengisi SOTK baru tersebut, pun kepastian waktu pelaksanaan mutasinya. "Itu merupakan kewenangan dan akan ditentukan oleh pimpinan (bupati-red)," katanya.

Sementara itu, dalam SOTK baru yang akan diberlakukan di Kab. Sumedang tahun 2010, terdapat beberapa perubahan dan muncul beberapa lembaga baru. Seperti di antaranya, Bagian Keuangan dan Bagian Aset Daerah di lingkup Setda Sumedang dihilangkan, dan muncul lembaga baru Bagian Tata Usaha.

Bagian Keuangan dan Aset, pada SOTK baru masuk masuk ke dalam struktur organisasi baru Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah pengganti Dinas Pendapatan Kabupaten. Selain itu, dalam SOTK baru juga muncul lembaga baru Bidang Penanggulangan Bencana yang berada dalam struktur organisasi Badan Kesatuan Bangsa Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana.(A-91/A-147)***

Baca Juga

Kejari Tahan Kepala MAN Terkait Korupsi Ruang Belajar

JAWA BARAT
DEDE Kamaludin, Kepala Madrasah Negeri di Cianjur, digelandang menuju Lembaga Pemasyarakatan Cianjur, Kamis (5/6/2015). Dede menjadi tersangka pembangunan ruang belajar di MAN Pacet Kabupaten Cianjur dengan total anggaran Rp 4,5 miliar.*

CIANJUR, (PRLM).- Kepala salah satu madrasah aliyah negeri di Cianjur, Moh. Dede Kamaludin ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur. Pria 50 tahun ini ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan ruang belajar MAN Pacet Kabupaten Cianjur tahun 2011.

Alkon Pil dan Suntik Masih Jadi Pilihan Utama

JAWA BARAT

SUKABUMI,(PRLM).-Alat kontrasepsi jenis suntik dan pil di Kabupaten Sukabumi masih menjadi pilihan utama akseptor keluarga berencana.

Meski demikian, tren pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang, saat ini cenderung meningkat.

Keluarga Miliki Peran Penting Wujudkan Kepribadian

JAWA BARAT

BOGOR,(PRLM).-Lingkungan memiliki peran penting dalam memujudkan kepribadian individu, khususnya lingkungan keluarga. Lingkungan keluarga merupakan basis awal kehidupan bagi setiap manusia dimana awal pendidikan sebenarnya dimulai.

Pedagang Rugi Akibat Isu Merica Palsu

JAWA BARAT

GARUT, (PRLM).- Merica palsu juga ditemukan di wilayah Garut, tepatnya di Pasar Tradisional Cibatu. Bahkan beredar isu bahwa pabrik pembuatan merica palsu pun berada di dekat kawasan tersebut yaitu di Kampung Cicageur, Desa Padasuka, Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut.