Perpanjangan Jabatan Hambat Kaderisasi

PURWAKARTA, (PRLM).- Rencana perpanjangan kepala dinas eselon II di lingkungan Pemkab Purwakarta yang memasuki masa pensiun, menjadi sorotan publik. Meski secara aturan hal itu dapat dibenarkan, tetapi dilihat dari sosiologisnya bisa menghambat atau memandekan karier pejabat yang ada di bawahnya.

Mencuatnya rencana perpanjangan pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Purwakarta berawal dari beredarnya rumor bahwa salah seorang pejabat eselon II yaitu Kepala Dinas Tenaga Kerja, Sosial, dan Transmigrasi Kabupaten Purwakarta, Soekoyo yang akan memasuki masa pensiun pada bulan Maret 2010 akan diperpanjang lagi.

Padahal yang bersangkutan saat pemerintahan bupati sebelumnya (Lily Hambali Hasan) telah diperpanjang masa tugasnya (satu kali perpanjangan) selama dua tahun. Konon, setelah masa perpanjangan pertama habis, jabatan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Sosial, dan Transmigrasi tersebut akan diperpanjang lagi (dua kali perpanjangan) selama dua tahun.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kab. Purwakarta, H. Aep Rusjaman Kartiwa yang juga telah memasuki masa pensiun pada November 2009 telah mengalami perpanjangan masa tugasnya (satu kali) sampai dengan bulan November 2010.

Menurut pemerhati sosial di Purwakarta, Tarman Sonjaya, perpanjangan masa tugas pejabat eselon II di lingkungan
Pemkab Purwakarta tersebut dinilai akan membuat mandeknya kaderisasi pejabat yang ada di bawahnya. Adanya hal itu, diharapkan agar Bupati Purwakarta tidak begitu saja  mengeluarkan kebijakan memperpanjang pejabat eselon II yang memasuki masa pensiun. "Kalau bisa kebijakan memperpanjang masa tugas pejabat yang memasuki pensiun ditiadakan," katanya. (A-86/A-147) ***

Baca Juga

Pemprov Jabar Bentuk Tim Tangani Nijam

BANDUNG,(PR).- Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan RSUP dr Hasan Sadikin membentuk forum kordinasi dalam menangani kasus yang menimpa bocah asal Garut, Jamaludin Muhammad (6).

Tahun 2017 Tarif Listrik Bakal Naik Tiga Kali

SUMEDANG, (PR).- PLN tahun ini akan melakukan tiga kali penyesuaian tarif listrik, di antaranya untuk daya listrik 900 VA. Namun, penyesuaian tarif listrik itu khusus untuk kelompok RTM (rumah tangga mampu).

Mengembangkan Ekonomi Warga Cibungbulang Lewat Batik Shibori

TEKNIK membatik khas Jepang, Shibori belum banyak diketahui masyarakat Bogor Raya meskipun produknya sudah banyak digunakan di sekitar mereka. Teknik tersebut relatif lebih mudah dibandingkan teknik batik dalam negeri namun memiliki potensi ekonomi yang cukup menggiurkan.

Butuh Rp 46,31 M untuk Pilih Pemimpin Sumedang

SUMEDANG, (PR).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang sudah menentukan kebutuhan anggaran untuk penyelenggaraan Pilkada Sumedang, Juni 2018 nanti. Kebutuhan anggarannya sekitar Rp 46,31 miliar.