Banjir Bandang Landa Kp Ciherang

CIANJUR, (PRLM).- Banjir bandang yang disebabkan meluapnya saluran air di kawasan perumahan bersamaan dengan tingginya debit sungai Ciherang di Desa Cibeureum Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, Senin (4/1) sekitar pukul 16.00 WIB mengakibatkan lima rumah warga di Kampung Ciherang rusak terendam air bercampur lumpur.
 
Bersamaan dengan kejadian tersebut, banjir lumpur melanda pula perumahan dan villa Kota Gardenia yang ada dikawasan sama. Akibatnya jalan masuk menuju perumahan yang berada di bagian atas tidak bisa dilalui tertutup lumpur.
 
Informasi yang dihimpun dari warga setempat berawal ketika hujan sangat deras melanda kawasan tersebut sekitar pukul 14.30 WIB. Aliran air sungai yang melintasi kawasan perumahan meluap, hingga mengakibatkan saluran air diperumahan meluap pula. Akibatnya air cukup deras terus mengalir dari bagian atas perumahan hingga menuju ke perkampungan warga.
 
Diperikirakan sekitar pukul 16.00 WIB, saluran air di perumahan meluap dan ada jebol karena tidak kuat menahan tingginya volume debit air dari sungai Ciherang. Bersamaan dengan jebolnya bagian sungai tersebut air bercampur lumpur, disertai bebatuan terseret air dari bagian atas perumahan hingga menutupi bagian jalan perumahan menuju Jalan Raya Cugenang.
 
Tingginya tumpukan lumpur yang menutupi bagian depan jalan masuk kawasan perumahan itu membuat jalan masuk menuju perumahan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat. Akibatnya banyak kendaraan penghuni perumahan tertahan, tidak bisa masuk maupun keluar lokasi perumahan.
 
Selain melanda kawasan perumahan, peristiwa itu mengakibatkan lima rumah warga yang berada dibagian pinggir bawah perumahan itu rusak tergenang air bercampur lumpur. Namun penghuni rumahnya bisa menyelamatkan diri, hanya sejumlah barang yang ada dirumah terendam. "Penyebabnya saluran air diperumahan meluap karena kuatnya aliran sungai ciherang. Jadi air bercampur lumpur, disertai bebatuan dari atas ditengah perumahan turun hingga ke bawah sini," kata Ayi warga setempat.
 
Dia mengatakan ada lima rumah warga yang sempat terendam air bercampur lumpur hingga rumahnya rusak. Ke lima rumah warga yang rusak itu masing masing milik Uya, Uyun, Wawan, Aman, dan Ipah "Penghuninya selamat, cuma beberapa bagian rumahnya rusak dan perabotan di rumah banyak terendam," katanya.
 
Hingga pukul 18.00 WIB, tumpukan lumpur masih menutupi bagian depan kawasan perumahan. Beberapa upaya penanganan tengah dilakukan warga, maupun petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur. (A-116/A-26).***

Baca Juga

SEBAGIAN rangkaian gerbon KA Cirebon Ekspres tampak dalam posisi terguling setelah anjlok di perlintasan rel dekat stasiun Telagasari, Kec.Lelea, Kab.Indramayu, Selasa (9/11) sore. Kecelakaan itu mengakibatkan seorang tewas, sepuluh luka berat dan seorang

#KlipingPR Oktober, Bulan Duka bagi PT KAI

24 Oktober 1995. Bulan Oktober tampaknya menjadi bulan yang dirundung awan hitam bagi PT KAI. Pada 19 Oktober 1987 terjadi tabrakan kereta api terbesar yang dikenal dengan Tragedi Bintaro.

#KlipingPR Kilang Minyak Cilacap Terbakar

25 Oktober 1995. Sedikitnya 10 buah tangki minyak berukuran raksasa milik Pertamina Unit Pengolahan (UP) IV Cilacap di Komplesk Lomanis, meledak secara beruntun dengan menyemburkan bola api ke angkasa.

DPC PPP Cianjur Mengusung Uu Dampingi Ridwan Kamil

CIANJUR, (PR).- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Cianjur Jawa Barat, resmi mengusung Uu Ruzhanul Ulum Bupati Tasikmalaya, menjadi Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jabar, mendampingi Ridwan Kamil.