Pengumuman CPNS Lebih Awal Seijin BKD Jabar

CIANJUR, (PRLM).- Pelaksanaan pengumuman nama-nama peseta seleksi yang dinyatakan lulus atau diterima sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemkab. Cianjur lebih awal dari jadwal yang direncanakan, sudah seijin BKD Propinsi Jabar. Sebab hasil konsultasi dengan BKD Jabar, pengumuman peserta seleksi yang lulus CPNS bisa dilaksanakan sebelum atau sesudah 11 Desember 2009.

Demikian dikatakan Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cianjur Asep Jatnika, Selasa (8/12). Dia mengatakan sebelum mengambil keputusan mengumumkan nama-nama yang diterima menjadi CPNS, pihaknya telah melakukan konsultasi dengan BKD Jabar. Hasil konsultasi, teknis pengumuman kelulusan CPNS diserahkan kepada daerah masing masing sehingga bisa dilaksanakan sebelum atau sesudah tanggal yang direncanakan (11 Desember-red).

"Hasil konsultasi dengan BKD Jabar, kami diperbolehkan mengumumkan sebelum tanggal yang direncanakan. Jadi tergantung daerah, mau sebelum tanggal 11 atau sesudahnya juga boleh," katanya.

Dijelaskan Asep, pada awalnya direncanakan pengumuman akan dilaksanakan 11 Desember. Itu mengacu pada petimbangan penyusunan display nama nama peserta yang lulus dilaksanakan oleh Unpad sekitar 9 Desember. Namun kenyataannya proses display yang dilakukan Unpad lebih cepat, dan Kab. Cianjur sudah bisa diselesaikan per 6 Desember lalu. Setelah melakukan konsultasi, akhirnya disepakati pengumumannya dilaksanakan, Selasa (8/12). "Kalau pengumuman teknisnya diserahkan kepada masing masing daerah, cuma test CPNS yang ditetapkan harus serentak se Jabar," tuturnya.(A-116/A-120)***

Baca Juga

Penetapan Alat Kelengkapan DPRD Cianjur Berlangsung Alot

CIANJUR, (PR).- DPRD Kabupaten Cianjur merampungkan penentuan penempatan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dengan sejumlah jabatan baru. Melalui penetapan AKD tersebut, dewan diharapkan dapat bekerja lebih maksimal dan menjadi mitra Pemkab Cianjur.

Pestisida Palsu Sudah Merambah Kabupaten Subang

SUBANG, (PR).- Para petani diimbau agar hati-hati dan lebih teliti saat membeli pestisida. Pasalnya Satreskrim Polres Subang telah menangkap seorang tersangka yang diduga telah memalsukan berbagai merek pestisida, dan mengedarkannya ke berbagai daerah.