Ratusan Buruh Demo Bupati Minta Kenaikan Upah Buruh

JAWA BARAT

BOGOR, (PRLM).- Ratusan buruh dari berbagai perusahaan yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Bogor melakukan aksi unjukrasa ke kantor Bupati Bogor Rachmat Yasin di Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (12/11). Mereka menuntut agar penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) sesuai aturan dan tidak merugikan buruh.

Aksi unjukrasa kalangan buruh ke kantor Bupati Rachmat Yasin berharap bisa bertemu dengan orang nomor satu di Kab. Bogor itu. Buruh ingin berdialog langsung dan mengetahui bagaimana sikap bupati. Namun, mereka kecewa karena bupati tidak ada di tempat. "Kami ingin bupati tahu aspirasi kaum buruh," kata seorang pengunjukrasa.

Setelah menunggu cukup lama, karena tak bisa bertemu dengan bupati, buruh yang berasal dari 30 perusahaan di Kab. Bogor itu, mendatangi gedung DPRD yang jaraknya sekitar 100 meter dari kantor bupati.

Pengunjungrasa menyampaikan aspirasi yang sama dan meminta DPRD untuk mengawal penetapan UMK sesuai aturan dan tidak merugikan buruh. "Kami minta dewan ikut serta memperjuangkan kebutuhan buruh terutama dalam penetapan UKM," kata sekretaris SPN Kab. Bogor Nadi Harza.

Menurut Nadi Harza, berdasarkan hasil survey KHL, UMK Kab. Bogor 2010 yang direkomendasikan DPK (Dewan Pengupahan Kabupaten) Kab. Bogor sebesar Rp 1.056.914 atau mengalami kenaikkan 6 % lebih dari UMK tahun 2009 sebesar Rp 991.714. "Jadi kalau ditambah lagi 2,2 % inflasi tahun ini UMK Kab. Bogor semestinya sebesar Rp 1.780.000," ujarnya.

Makanya, kata Nadi, untuk menghindari ada ‘main mata’ dari oknum perusahan, pihaknya mendatangi bupati dan anggota DPRD Kab. Bogor agar merealisasikan hasil rekomendasi dari dewan pengupahan tersebut.

"Kami takut ada oknum-oknum pihak perusahaan yang melobi bupati untuk mengurangi UMK yang sudah disepakati dewan pengupahan, karena UMK tersebut sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," katanya Nadi.

Pengunjukrasa diterima komisi B DPRD Kabupaten Bogor untuk berdialog soal penetapan UMK tersebut. Dewan sendiri berjanji akan mengawal penetapan UMK sesuai ketentuan yang berlaku. Usai berdialog, buruh membubarkan diri dengan menyampaikan jika penetapan UMK oleh bupati untuk diteruskan ke gubernur merugikan buruh, mereka akan melakukan aksi. (A-134/das)***

Baca Juga

Lapas Khwatirkan Napi Teroris Pengaruhi Napi Lainnya

JAWA BARAT
PETUGAS Lapas Kelas II B Indramayu menggiring narapidana terpidana teroris pindahan, Muhammad Yusuf (38) ke sel tersendiri, Jumat (28/8/2015). Kehadiran Yusuf dikhawatirkan pihak lapas akan memengaruhi narapidana lainnya.*

INDRAMAYU, (PRLM).- Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Indramayu menerima limpahan tahanan seorang narapidana teroris Muhammad Yusuf (38) yang tergabung dalam Jamaah Islamiyah, Jumat (28/8/2015). Namun, kehadiran Yusuf dikhawatirkan pihak lapas dapat memengaruhi narapidana lainnya.

Waduk Jatigede Mulai Digenangi 31 Agustus 2015

JAWA BARAT
Waduk Jatigede Mulai Digenangi 31 Agustus 2015

SUMEDANG, (PRLM).- Besok, Senin, tanggal 31 Agustus 2015, Waduk Jatigede jadi digenangi, walau belum ada kepastian diresmikan oleh Presiden Joko Widodo atau tidak?

Orangtua Murid SD Cigasong Ajukan Tantangan Berkelahi

JAWA BARAT
SEJUMLAH spanduk penolakan sekolah dasar Cigasong 3 direlokasi dipasang di pagar sekolah.*

MAJALENGKA,(PRLM).- Orangtua murid Sekolah Dasar (SD) Cigasong 3, di Kelurahan Cigasong, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka melakukan aksi demo di sekolah menolak sekolah tempat anaknya belajar dimerger dengan sekolah lain dengan berbagai alasan.

Ratusan Warga Konsumsi Air Limbah Tambang

JAWA BARAT

SUKABUMI, (PRLM).- Ratusan Kepala Keluarga (KK) warga di Kampung Pasir Eurih, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2015) terpaksa mengkonsumsi air limbah. Mereka mengkonumsi air berbahaya seiring kesulitan untuk memperoleh air bersih pada musim kemarau kali ini.