“Sadrah”, Juara I Naskah Drama Sunda

SHOWBIZ

BANDUNG, (PRLM),- Naskah drama Sunda "Sadrah" karya Nazarudin Azhar akhirnya berhasil meraih juara I pasanggiri penulisan naskah drama Sunda yang diselenggarakan Paguyuban Panglawungan Sastra Sunda (PPSS). "Sadrah" berhasil menyisihkan 16 naskah drama lain yang dinilai tiga juri Dadi P. Subrata (Sunda Kiwari), Teddy A.N. Muhtadin (Fasa Unpad), dan Godi Suwarna (penyair/seniman Sunda).

Ketua PPSS Dra. Etti RS, M.Hum kepada "PRLM", Selasa (3/11) mengatakan, pada awalnya khawatir apakah pasanggiri ini akan dibatalkan, mengingat naskah yang masuk hanya 3 buah. Namun menjelang akhir lomba, masuk sebanyak 16 buah sehingga penjurian pun akhirnya dilakukan.

Menurut dia, dari segi kuantitas peserta memang menurunkan dibandingkan tahun lalu. Namun justru agar jangan sampai semangat menulis ini terus menurun dan mati, PPSS berupaya menyelenggarakan terus lomba ini. Walaupun selalu mengalami kesulitan pula dalam menyediakan hadiah untuk pemenang.

"Kalau tidak, akan semakin sedikit naskah drama Sunda yang ditulis. Padahal, kalau kelompok drama Sunda akan pentas, mereka sering kesulitan mencari naskah drama yang ada," ujarnya.

Sementara itu, Teddy A.N. Muhtadin selaku salah satu juri mengatakan, dari segi jumlah memang menurun. Tetapi dari segi kualitas jauh lebih bagus dibandingkan tahun lalu. Hal itu dapat dilihat dari tema, penggarapan naskah, unsur dramatik yang dibangun, bahasa yang digunakan, serta keragaman pesan yang disampaikan.

Tentang tema, kata Teddy, ini yang menarik. Pasalnya, manusia Sunda yang dibangun dalam naskah drama tersebut sudah sangat beragam. Bukan lagi manusia Sunda yang tradisional tetapi manusia Sunda masa kini. Manusia Sunda yang sedang menjadi bagian dari perubahan zaman.

"Dalam pesan-pesannya, manusia Sunda ini masuk dalam tiga kategori. Ada manusia Sunda masa kini yang menolak perubahan, ada manusia Sunda yang gelisah mempertanyakan perubahan, atau ada juga manusia Sunda yang menjadi bagian dari perubahan," ujarnya.

Menurut Teddy, kecenderungan itu tentu saja bagus. Apalagi didukung dengan penggunaan bahasa yang juga sudah jauh lebih baik. Sehingga memberi harapan bagi perkembangan penulisan naskah drama yang sebelumnya ada.

Hasil keseluruhan lomba, "Kembang Gadung" karya Dhipa Galih Purba (juara II), dan"Genjlong Karaton" karya Dian Hendrayana (juara III). Harapan I "Cukang" karya Dadan Sutisna dan harapan II "Bendera! Bendera! Bendera!" karya Toni Lesmana. Hadiah akan diserahkan pada Februari 2010. (A-148/A-147)***

Baca Juga

Hara KARA Berbagi Tips Kecantikan

SHOWBIZ

SEOUL, (PRLM).- Sebagai pemandu acara KBS ‘A Style For You’, Goo Hara berbagi banyak tips kecantikan dan perawatan kulit melalui program tersebut. Ia berbagi kekhawatirannya, ”Kulitku yang tipis dan sensitif adalah kekuranganku.”

Yoon Mi Rae Tetap Merendah

SHOWBIZ

SEOUL, (PRLM).- Pada 18 Maret, Yoon Mi Rae, Tiger JK, dan Bizzy dari grup MFBTY menggelar sesi mendengarkan album di Sinsa-dong, di mana Yoon Mi Rae malu-malu ketika berbicara tentang bagaimana orang-orang memuji kemampuan rap-nya.

Nagita Slavina Menangis

Raffi Kurang Istirahat Sebelum Berangkat Umroh

SHOWBIZ
MUNADY/PRLM

JAKARA, (PRLM).- Raffi Ahmad siang ini akan berangkat umroh. Namun Raffi masih kerja full sebagai host di Dahsyat RCTI di pagi harinya. Padahal Raffi mengaku semalaman dia kurang istirahat karena tidurnya tidak normal.

Park Hyo Shin Akan Kembali dengan Single Baru

SHOWBIZ

SEOUL, (PRLM).- Jellyfish Entertainment selaku agensi Park Hyo Shin mengkonfirmasi bahwa penyanyi tersebut akan merilis single berjudul ‘Shine Your Light’ pada awal bulan April mendatang. Perilisan ini menandai rilisan pertama Park Hyo Shin dalam 5 bulan terakhir.