Gempa Bumi 5,7 Skala Richter Mengguncang Lombok, Tak Berpotensi Tsunami

Wisata Gili/ANTARA
SEJUMLAH wisatawan menggunakan perahu bermesin melintas di perairan Tiga Gili menuju Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Selasa, 27 November 2018.*

MATARAM, (PR).- Gempa bumi berkekuatan 5,7 Skala Richter mengguncang Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat dan pada Kamis, 6 Desember 2018. pukul 08.02 WIB atau 09.02 WITA. Gempa tidak berpotensi tsunami.

Seperti dilansir Kantor Berita Antara, hasil analisa Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menunjukkan bahwa pusat gempa bumi tersebut berkekuatan terletak pada koordinat 8,37 lintang selatan dan 116,06 bujur timur.

"Tepatnya di 23 kilometer barat laut Kota Mataram, pada kedalaman 10 kilometer," kata Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Agus Riyanto.

Gempa bumi tersebut menyebabkan para wisatawan dan karyawan hotel di Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, berhamburan keluar dari gedung hotel.

Para siswa sekolah dasar yang berada di sepanjang jalur kawasan wisata Senggigi hingga Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara tampak panik dan berkumpul di halaman sekolah.

Pasien di Puskesmas Malaka juga dievakuasi keluar dari gedung untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.***

Baca Juga

Gempa Lombok, Warga Kembali Dibayangi Trauma

MATARAM, (PR).- Gempa kembali mengguncang kawasan Kota Mataram dan Lombok berkekuatan 5,3 skala Richter sekitar pukul 9.00 WITA, Kamis, 6 Desember 2018.

Kronologi Jatuhnya Lion Air JT 610 dari Hasil Pembacaan Kotak Hitam

JAKARTA, (PR).- Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memaparkan, pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan rute Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat 26 Oktober lalu sempat mengalami k

Menhub: Persoalan Kecelakaan Lion Air Belum Final

MAKASSAR, (PR).- Meski pencarian korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat sudah dihentikan pada Sabtu, 10 November 2018, namun persoalan terkait kecelakaan pesawat tersebut belum selesai.

Kubah Lava Gunung Merapi Masih Tumbuh

YOGYAKARTA, (PR).- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mencatat kubah lava baru Gunung Merapi yang terbentuk sejak 11 Agustus hingga saat ini masih tumbuh meski lajunya rendah.