Dari 17.175 Lowongan CPNS Kemenag Paling Tinggi untuk Formasi Guru

Ilustrasi/DOK. HUMAS PEMPROV JABAR
LOWONGAN CPNS Kementerian Agama juga mencakup formasi untuk penghulu.*

JAKARTA, (PR).- Proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama akan dilaksanakan mulai tanggal 19 September 2019 mendatang. Tersedia 17.175 lowongan CPNS Kemenag, dan di antaranya paling tinggi untuk formasi guru.

Total formasi lowongan CPNS Kemenag pun merupakan yang tertinggi di antara76 Kementerian/Lembaga di Indonesia penyedia rekrutmen CPNS. Demikian data yang dikutip dari laman resmi Kemenag.go.id, Kamis 13 September 2018. 

“Jumlah ini sesuai dengan Keputusan Menpan RB Nomor 49 tahun 2018 perihal formasi pegawai kementerian agama tahun anggaran 2018,” kata Inspektur Jenderal Kementerian Agama Nurkholis Setiawan.

Menyusul lowongan CPNS Kemenag untuk guru, jumlah kuota bagi pelamar formasi dosen juga tinggi. Kata Nurkholis, tersedia 10.520 formasi bagi guru pelamar umum, 1.480 formasi bagi guru honorer kategori 2, dan 4.485 formasi dosen.

“Selebihnya, terdapat lowongan untuk penghulu, penyuluh, jabatan fungsional tertentu, dan jabatan fungsional umum,” katanya.

Proses CPNS Kemenag jangan ada penyimpangan!

Dikutip dari laman resmi Kemenag, Nurkholis mengingatkan agar seluruh panitia pelaksana taat terhadap prosedur serta mekanisme penerimaan yang telah ditetapkan.

“Saya meminta komitmen bersama untuk satu suara, mengawal proses rekrutmen CPNS ini agar tidak ada penyimpangan-penyimpangan,” ujar Nurkholis.

Diturunkan juga tim khusus untuk mengawal dan memastikan pelaksanaan penerimaan CPNS Kemenag berjalan sesuai dengan ketentuan. “Tim ini akan bekerja mulai dari pusat hingga daerah,” ujar Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kemenag ini.

Menyaring peserta di lowongan CPNS Kemenag, maka Nurkholis berharap proses seleksi harus memperhatikan objektivitas, transparansi, serta akuntabilitas. Proses seleksi yang akan dilakukan menurutnya akan dimulai dari seleksi berkas administrasi, ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT) Mandiri Lisensi BKN , hingga ujian seleksi bidang (SKB) menggunakan tes teknis lainnya seperti wawancara, tes teknis kerja dan tes psikotes. 

"Saya berharap seluruh proses seleksi tersebut, berjalan sesuai aturan dan ketentuan," ucap Nurkholis. ***

Baca Juga

Satelit NOAA Pantau 15 Titik Api di Sumatera

BANDA ACEH, (PR).- Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat menyatakan bahwa satelit menemui 15 titik api terpantau oleh sensor modis berada pada empat provinsi di wilayah Sumatera.