Bersihkan Sungai Ciliwung, Presiden Joko Widodo Ingin Tiru Sungai di Seoul

Pencemaran/BAMBANG ARIFIANTO/PR
LIMBAH cair tampak dibuang ke Sungai Ciliwung, Kota Depok, Kamis, 29 Desember 2016.‎ Sejumlah jurnalis dan pegiat lingkungan Kota Depok melakukan pengarungan Sungai Ciliwung guna memantau kondisi sungai tersebut.*

SEOUL, (PR).- Presiden Joko Widodo berencana meniru pengelolaan Sungai Cheonggyechon di Seoul, Korea Selatan, untuk membersihkan Sungai Ciliwung. Dalam kunjungan kenegaraannya di Seoul, Jokowi sempat mendatangi langsung Sungai Cheonggyechon. 

"Sungai Cheonggyecheon ini sebuah inspirasi yang sangat bagus kalau sungai Ciliwung bisa bersih, dan itu bisa. Tahun 2003 sungainya juga sama (seperti Ciliwung) dan dengan waktu 2 tahun 3 bulan sangat bersih sekali seperti zaman dahulu kala. Sebuah tontonan yang bisa jadi tuntunan untuk bisa digarap di Jakarta," katanya sebagaimana dilansir dari Biro Pers Setpres.

Presiden Joko Widodo menuturkan, Wali Kota Seoul sebelumnya, Lee Myung-bak yang berhasil membuat sungai Cheonggyecheon menjadi bersih. Lee Myung-bak juga terpilih menjadi Presiden Korea Selatan periode 2008-2013.

Sungai Cheonggyecheon ini juga menjadi salah satu daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke Korea Selatan. Oleh karena itu, sebagai warga kehormatan Seoul, Presiden berencana untuk meminta resep membangun sungai ini kepada Mayor Park. Sebagaimana diketahui, tahun 2017 lalu, Presiden Jokowi mendapat gelar warga kehormatan Seoul dari Mayor Park.

"Katanya kalau sudah menjadi warga kehormatan minta apa saja diberi. Saya mau minta resep bangun sungai ini ke Mayor Park," ujarnya.

Mayor Park pun menyambut keinginan Presiden ini dengan baik. Ia pun terkesan karena Presiden Jokowi pun awalnya merupakan seorang wali kota. "Jakarta dan Seoul adalah sister city. Apapun yang Bapak perlukan, kami siap karena Bapak merupakan warga kehormatan Seoul. Kami siap bantu. Jadi kalau Bapak sebagai warga kehormatan datang ke Seoul semua fasilitas gratis buat Bapak," kata Mayor Park. 

Kunjungan

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan, dalam hari ketiga kunjungan kenegaraan di Seoul, presiden berdialog dan berjalan santai bersama peserta Korea-Indonesia Meet Up di tepi Sungai Cheonggyecheon. Menurutnya, presiden dan Ibu Negara Iriana bersama peserta jalan kaki melewati underpass integrasi stasiun kereta api bawah tanah dengan pertokoan. Di penghujung jalan sebelum menyusuri tepi sungai, Jokowi dikatakannya disambut oleh Wali Kota Seoul Park Won-Soon. 

Menurut Bey, selama berjalan menyusuri tepi Sungai Cheonggyecheon, tampak Presiden berbincang akrab dengan Wali Kota Seoul Park Won-soon. "Melihat kebersihan sungai di tengah kota tersebut, Presiden berharap bisa menjadi inspirasi untuk Sungai Ciliwung di Jakarta," tuturnya.

Bey mengatakan, selain agenda jalan kaki bersamadengan KIND Meet Up, presiden memberikan kuliah umum kepada para mahasiswa yang ada di Hankuk University of Foreign Studies. Usai memberikan kuliah umum, Presiden dan Ibu Iriana beserta rombongan langsung menuju Pangkalan Udara Militer Seongnam, Seoul, untuk melanjutkan perjalanan menuju Hanoi, Vietnam. 

"Rencananya, Presiden dan Ibu Iriana akan menempuh penerbangan ke Hanoi selama 3 jam 30 menit dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1," katanya.***

You voted 'marah'.

Baca Juga