Gempa 5,3 SR Kembali Guncang Lombok Utara

Gempa bumi/ANTARA
SEJUMLAH warga melintasiareal parkir ruang tunggu yang retak akibat gempa, di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, NTB, Senin 20 Agustus 2018. Retakan di areal parkir sedalam sekira 1 meter tersebut terjadi akibat gempa bumi yang berkekuatan 7 Skala Richter yang mengguncang Lombok pada Minggu malam pukul 22.56 Wita.*

LOMBOK, (PR).- Gempa bumi berkekuatan 5,3 Skala Richter (SR) kembali mengguncang Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat pada Minggu, 2 September 2018, pukul 07.15 WIB.

Seperti dilansir Kantor berita Antara, informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat menyebutkan episenter gempa berada di 8.05 Lintang Selatan (LS) dan 116.40 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 14 kilometer.

Atau 38 kilometer Timur Laut (TL) Lombok Utara, 54 km Barat Laut (BL) Lombok Timur, 67 km Timur Laut Mataram, 70 km Barat Laut (BL) Pulau Panjang NTB.

BMKG menyebutkan gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

Pascagempa bumi 7,0 SR yang terjadi pada 5 Agustus 2018, wilayah Pulau Lombok dan sekitarnya berulang kali diguncang gempa bumi susulan.

BMKG menambahkan akibat gempa bumi sesar naik Flores itu, gempa susulan masih akan terus terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Gempa bumi yang melanda daerah tersebut telah menyebabkan kerusakan parah dan lebih dari 500 orang meninggal dunia serta ribuan luka-luka.***

You voted 'terinspirasi'.

Baca Juga

Gempa Bumi 5,3 SR Kembali Mengguncang Lombok

MATARAM, (PR).- Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, kembali diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 5,3 Skala Richter (SR). Gempa terjadi pada Selasa, 11 September 2018 pukul 04.22 WITA atau 03.22 WIB, namun tidak berpotensi tsunami.

Zohri Jadi Relawan Bantu Korban Gempa Lombok

JAKARTA, (PR).- Pelari muda Indonesia yang juga juara dunia pada Kejuaraan Atletik Dunia (IAAF) U-20, Lalu Muhammad Zohri bergabung menjadi relawan Palang Merah Indonesia untuk membantu korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Timur.