Terlibat Penganiayaan, Kapolri Copot Kapusdikmin Lemdikpol

Tito Karnavian/DEDEN IMAN/PR

JAKARTA, (PR).- Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mencopot Kombes Polisi Ekotrio Budhiniar dari jabatannya sebagai Kepala Pusat Pendidikan Administrasi Lembaga Pendidikan Polri (Kapusdikmin Lemdikpol) menyusul kasus penganiayaan yang dilakukan Ekotrio terhadap tujuh orang anggotanya.

Mutasi jabatan tersebut tertera dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1572/VI/KEP/2018. Selanjutnya Kombes Pol Bobyanto I.O.R. Adoe ditunjuk untuk menempati jabatan yang ditinggalkan Ekotrio. Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal, Jakarta, Rabu 27 Juni 2018.

"Keputusan Kapolri untuk memutasi Kapusdikmin Lemdiklat Polri sebagai bentuk tindakan tegas terhadap pimpinan yang arogan kepada anak buahnya dalam memberi peringatan kepada anggotanya," kata Iqbal seperti dikutip dari Kantor Berita Antara.

Sebelumnya Kombes Ekotrio memukul tujuh anggotanya karena masalah sepele yakni mobilnya terhalang mobil boks katering di pintu gerbang Markas Pusdikmin Lemdikpol, Gede Bage, Bandung, Jawa Barat. Kronologi kasus ini berawal saat Kombes Eko hendak masuk ke Markas Pusdikmin, namun kendaraannya terhalangi mobil boks katering di pintu gerbang.

Eko yang tidak sabar menunggu mobil katering mundur, akhirnya memutuskan turun dari mobilnya sambil marah-marah lalu memukuli anggota-anggota penjagaan menggunakan helm baja. "Kapusdikmin menghantam semua anggota piket yang terkumpul menggunakan helm baja secara bergantian di bagian kepala," ungkapnya.

Tujuh korban penganiayaan yang dilakukan Eko yakni AKP Ale Surya, Ipda Taryana, Ipda Ade Hasan (Kanit Provos), Bripka Iim Permana, Brigadir Asep Ismanto, Penata I Joko Pitoyo dan Pengatur Agus Suherlan.***

Baca Juga

Berulang Kali Gempa di Lombok, Berikut Hipotesis Penyebabnya

BANDUNG, (PR).- Terjadinya beberapa kali gempa utama bahkan ratusan gempa susulan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendorong pemerintah membentuk tim kaji untuk meneliti sejumlah faktor penyebab gempa di wilayah Lombok tersebut.

Kesuksesan Asian Games 2018 Dongkrak Elektabilitas Jokowi

JAKARTA, (PR).- Pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun menyebut kesuksesan perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang turut mendongkrak elektabilitas bakal calon Presiden Joko Widodo (Jokowi).