Masih Bisa Diakses, Kemkominfo Batal Blokir Tumblr?

Tumblr.com masih dapat diakses hingga 7 Maret 2018, pukul 9:48 WIB.*

KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengumumkan akan memblokir situs Tumblr, mulai Senin, 5 Maret 2018. Namun, pada 7 Maret 2018 hingga pukul 10.00 WIB Pikiran Rakyat masih bisa mengakses Tumblr.com.

Berikut cuitan akun Twitter @kemkominfo, 6 Maret 2018.

  1. Tim Aduan Konten telah menerima aduan dari masyarakat terkait konten asusila di platform T*mb*r.  Setelah dilakukan penelusuran dan analisa konten, terdapat lebih dari 360 akun asusila pada medsos t*mb*r dot com dan aplikasinya.
  2. Ditemukan pula bahwa T*mb*r tidak memiliki mekanisme dan report tools untuk melaporkan konten asusila.
  3. Pada 28 Februari 2018, Tim Aduan Konten kemudian mengirimkan notifikasi melalui email kepada T*mb*r dan meminta T*mb*r untuk membersihkan platformnya dari  konten-konten asusila, dengan batas waktu penanganan maksimum 2 x 24 Jam.
  4. Sampai lewat batas waktu yang diberikan tersebut, tidak ada respon dari T*mb*r, sehingga dilakukan tindakan pemblokiran terhadap 8 DNS T*mb*r pada hari Senin 5 Maret 2018 sore.

Blokir yang kedua

Sebelumnya pada 2016 Kemkominfo juga pernah memblokir Tumblr dan membukanya kembali. Dulu, ada  lima poin yang disampaikan Kominfo untuk menjelaskan pembukaan media sosial ini kembali.

 

  1. Panel Pornografi, Kekerasan pada Anak, dan Keamanan Internet yang bersidang menemukan unsur pornografi pada beberapa dari 477 situs yang terlapor, termasuk Tumblr.
  2. Memang konten pornografi tidak terdapat pada seluruh akun Tumblr, namun sampai saat ini tidak memungkinkan bagi operator dan ISP untuk melakukan pemblokiran per akun. Sehingga kami meminta kepada Tumblr untuk melakukan penyesuaian konten yang ada sesuai dengan nilai-nilai masyarakat dan ketentuan yang berlaku.
  3. Kepada Tumblr telah kami kirimkan surat untuk melakukan self-censorship terhadap konten pornografi kepada akun-akun yang memanfaatkan layanan tersebut.
  4. Panel masih akan mengadakan rapat lanjutan guna mengevaluasi sejauh mana hasil kesepakatan tersebut dapat dijalankan.
  5. Hasilnya akan diserahkan kepada Kemkominfo sebagai pertimbangan untuk pengambilan keputusan.***

Baca Juga