Periksa Achmad Rudyansyah, KPK Tanya Soal Pemesanan Satu Lantai RS Medika Permata Hijau

Bimanesh Sutarjo/ANTARA
DOKTER Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo menaiki tangga untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat,12 Januari 2018. Dokter Spesialis Penyakit Dalam itu diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan merintangi penyidikan perkara KTP elektronik yang menjerat mantan Ketua DPR Setya Novanto.*

JAKARTA, (PR).- Saksi yang dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tersangka Fredrich Yunadi, Achmad Rudyansyah mengaku dikonfirmasi soal kecelakaan yang dialami Setya Novanto sampai mendapat perawatan di RS Medika Permata Hijau.

Seperti dilansir dari Kantor Berita Antara, Jumat, 12 Januari 2018, KPK memeriksa Achmad Rudyansyah sebagai saksi. Dia saksi dalam penyidikan tindak pidana dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek KTP elektronik atas tersangka Setya Novanto.

"Kurang lebih 24 pertanyaan. Pertanyaan seputar kecelakaan sampai rumah sakit. Dijelaskan apa yang sebatas saya tahu saja," kata Achmad, yang juga bekerja sebagai karyawan swasta itu.

Achmad mengaku juga dikonfirmasi oleh penyidik soal pemesanan satu lantai di RS Medika Permata Hijau yang diduga atas permintaan pengacara Setya Novanto. Pemesanan itu dilakukan setelah Novanto mengalami kecelakaan lalu lintas pada 16 November 2017.

"Iya ditanya tetapi saya tidak tahu tidak jawab. Sebatas yang aku tahu saja," kata Achmad. Dalam kasus merintangi penyidikan itu, Achmad juga telah dicegah ke luar negeri selama enam bulan ke depan terhitung sejak 8 Desember 2017.

Sebelumnya, KPK juga merencanakan memanggil Fredrich Yunadi pada Jumat, 12 Januari 2018. Fredrich yang juga mantan kuasa hukum Novanto itu dipanggil dengan dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo. Mereka dipanggil sebagai tersangka dalam penyidikan tindak pidana dengan sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek KTP elektronik atas tersangka Setya Novanto.

Bimanesh yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam, konsultan ginjal, dan hipertensi di RS Medika Permata Hijau memenuhi panggilan KPK. Namun, Fredrich tidak memenuhi panggilan KPK.

Fredrich dan Bimanesh diduga bekerja sama untuk memalsukan tersangka Setya Novanto ke Rumah Sakit untuk dilakukan rawat inap dengan data-data medis yang diduga dimanipulasi sedemikian rupa. Hal itu diduga untuk menghindari panggilan dan pemeriksaan oleh penyidik KPK.***

Baca Juga

Putri Setya Novanto Penuhi Panggilan KPK

JAKARTA, (PR).- Dwina Michaella, anak dari Setya Novanto memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan KTP berbasis nomor induk kependudukan s