Peserta Pilkada Serentak 2018 Adu Konsep, Bukan Saling Hujat

Ilustrasi/FIAN AFANDI/PR
Korupsi.*

JAKARTA, (PR).- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta peserta  Pilkada Serentak 2018 beradu konsep. Dia mengingatkan agar para calon kepala daerah tidak saling hujat atau berkampanye hitam. Hal ini penting  demi mendidik masyarakat berpolitik. Tjahjo juga mengajak masyarakat untuk melawan praktik politik uang.

“Mari bersama-sama kita lawan praktik-praktik politik uang, yang sangat bisa merusak kehidupan berdemokrasi,” kata Tjahjo dalam Rapat Kerja Gabungan (Rakergab) Komisi II & Komisi III DPR pimpinan Plt Ketua DPR asal Fraksi Gerindra, Fadli Zon, di Ruang Pansus Parlemen Senayan, Kamis, 11 Januari 2018.

Menurut Tjahjo, praktik politik uang sangat merusak kehidupan berdemokrasi. Soalnya, hanya orang-orang yang memiliki uang banyak yang ikut kontestasi pilkada, pemilu legislatif atau presiden. Padahal mereka belum tentu mumpuni politik. 

Ujung politik uang itu, kata Tjahjo, hanya memunculkan politik transaksional demi kepentingan penguasaan bisnis tertentu.
 
Tjahjo juga meminta penyelenggara pemilu yaitu Komisi Pemilu (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk membuat program bagi calon kepala daerah untuk beradu konsep. Konsep itu bertujuan bagi kesejahteraan masyarakat dalam bentuk program-program pembangunan berjangka pendek.

“Konsep program pembangunan para calon kepala daerah itulah yang bisa ditagih masyarakat untuk pembangunan wilayah masing-masing. Mulai lingkungan desa/kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten/kota serta provinsi dan nasional, yang berkesinambungan,” jelasnya.

Satgas politik uang

Sebelumnya, Satgas Politik Uang untuk mencegah terjadinya politik uang pada tahapan-tahapan Pilkada Serentak 2018 telah terbentuk.  Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan satgas mulai resmi bekerja pada Rabu, 10 Januari 2018, pukul 24.00.

"Sudah dibentuk," kata Irjen Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 10 Januari 2018 seperti dilansir Kantor Berita Antara. Malam ini merupakan batas akhir pendaftaran bagi bakal pasangan calon peserta Pilkada Serentak 2018.

Setyo mengharapkan Satgas Politik Uang dapat mencapai keberhasilan seperti Satgas Pangan yang telah lebih dulu dibentuk.

Alokasi anggaran membentuk satgas tersebut dari dana dukungan operasional dan dana kontijensi di beberapa satuan kerja Polri. Hal ini disampaikan Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Martinus Sitompul.***

Baca Juga

Berbagai TPS Unik pada Pilkada Serentak 2018

Pilkada Serentak 2018 berlangsung semarak. Hal ini terlihat dari banyaknya Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang mengusung berbagai tema unik untuk menarik antusiasme masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.

Hargai Perbedaan Pilihan Pilkada Serentak 2018

JAKARTA, (PR).- Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin mengajak masyarakat khususnya umat Islam untuk tetap saling menghargai perbedaan pilihan dalam ajang Pilkada Serentak 2018 yang dilakukan secara serentak di 171 daerah di

Kampanye Hitam, Contoh Kandidat Miskin Gagasan

BANDUNG, (PR).- Perhelatan Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 tak lepas dari masalah klasik kampanye hitam. Sayangnya, kampanye berbau negatif ini justru muncul di masa tenang.

Partisipasi Masyarakat Jabar dalam Pilkada Serentak Ditarget 75 Persen

BANDUNG, (PR).- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa memimpin rapat evaluasi terhadap tahapan-tahapan Pilkada yang telah dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara Pilkada, maupun Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), yang mengawasi penyelenggaraan