20 Persen Dana Desa Dicairkan Bulan Ini

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Dana desa sebesar 20 persen akan dicairkan pada bulan ini. Presiden Joko Widodo memberikan arahan agar dana desa yang bisa dicairkan itu bisa mendukung program kerja padat karya di desa.

Joko Widodo menyinggung soal pencairan dana desa itu dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Rabu, 3 Januari 2018. Sejumlah menteri kabinet kerja yang hadir di antaranya Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menkopolhukam Wiranto, dan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin.

"Saya mendapatkan laporan dari Kemenkeu bahwa 20 persen dana desa sudah bisa dicairkan pada Januari ini dan seharusnya, ini sudah bisa langsung dieksekusi untuk mendukung program-program cash for work," kata Joko Widodo.

Dia menyebut program padat karya di pedesaan itu dengan sebutan cash for work, dimana suatu proyek di desa dilakukan secara swakelola dan pekerja proyek diupah harian. Program padat karya di desa itu dilakukan melalui skema dari penggunaan dana desa atau proyek-proyek kementerian, seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Pertanian.

Menurut Jokowi, meskipun Badan Pusat Statistik belum lama ini mengumumkan adanya penurunan jumlah penduduk miskin, namun pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah dalam menurunkan indeks kedalaman kemiskinan, baik di desa maupun kota. Program padat karya disebutnya menjadi salah satu upaya untuk mengurangi kedalaman kemiskinan dan ketimpangan, khususnya di desa.

Kunci penting lainnya untuk menjaga tingkat kedalaman kemiskinan adalah pengendalian inflasi dan stabilitas harga bahan pokok. Pengendalian inflasi dan stabilitas harga sembako itu bertalian dengan program pemerintah saat ini, yakni program Beras Sejahtera (Rastra) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). 

Dia mengingatkan kementerian terkait agar bisa mendistribusikan rastra dan BPNT itu secara tepat waktu dan tepat sasaran.***

Baca Juga