Perayaan Global di Bulan Desember, Ada 80.000 Kursi Pesawat Tambahan ke Bali

Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai/ANTARA
SEJUMLAH penumpang membawa barang bawaan di Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai, Senin 18 Desember 2017. Bandara Ngurah Rai menyiapkan 477 penerbangan domestik tambahan untuk mengantisipasi peningkatan penumpang pada musim liburan Natal dan tahun baru 2018.*

DENPASAR, (PR).- Pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, menerima 477 penerbangan tambahan yang diajukan maskapai penerbangan nasional. Hal itu dilakukan dalam rangka mengakomodasi tingginya permintaan rute dalam negeri menjelang sejumlah perayaan global di bulan Desember.

"Akhir tahun, Bali pasti menjadi tempat tujuan utama wisatawan domestik dan internasional," kata General Manajer Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi setelah membuka posko terpadu Natal dan Tahun Baru di Terminal Domestik bandara setempat di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Senin 18 Desember 2017.

Menurut Yanus, ratusan penerbangan tambahan itu diajukan lima maskapai penerbangan nasional. Tedapat tambahan sekitar 80.000 kursi menjelang sejumlah perayaan global di bulan Desember seperti Natal dan tahun baru.

Lima maskapai tersebut yakni Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, Nam Air, dan Sriwijaya Air dengan rute terbanyak yang dilayani adalah Surabaya, Jakarta, Makassar, Labuan Bajo, Waingapu, Lombok, dan Maumere.

"yang tertinggi adalah rute ke Surabaya, total ada 182 penerbangan tambahan, disusul Lombok sebanyak 112 penerbangan, dan Jakarta 81 penerbangan. Sisanya kota di Indonesia timur," katanya.

Jika dibandingkan dengan perayaan global di bulan Desember tahun 2016, pengajuan penerbangan tambahan tahun ini menurun 22 persen yakni mencapai 613 penerbangan dengan jumlah kursi yang otomatis menurun sebesar 25 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 106.000 kursi.

Penurunan itu, kata dia, diprediksi karena aktivitas vulkanik Gunung Agung yang masih berfluktuasi sehingga jumlah pengajuan lebih rendah dibandingkan dengan saat perayaan global di bulan Desember tahun lalu.

Begitu juga dengan rute internasional. Tahun ini belum ada penambahan penerbangan yang melayani rute internasional yang diajukan maskapai nasional maupun maskapai asing.

"Kami harap rute internasional juga akan menyusul tetapi mereka merencanakan saja belum mengajukan," ucapnya seperti dilaporkan Antara.

Dalam kesempatan itu, pengelola bandara juga mendirikan posko terpadu bekerja sama dengan TNI AU, kepolisian, Otoritas Bandara, BMKG, AirNav, maskapai penerbangan dan instansi terkait lainnya untuk memudahkan pelayanan calon penumpang saat musim puncak liburan perayaan global di bulan Desember tahun ini.***

Baca Juga

Jokowi Jamin Bali Aman bagi Wisatawan

DENPASAR, (PR).- Presiden Joko Widodo meminta Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pariwisata, kedutaan-kedutaan, serta maskapai penerbangan untuk aktif memberikan informasi terkini dan akurat mengenai kondisi Bali.

PSI Buka Rekrutmen Caleg Gelombang Dua, Siapa Berminat?

JAKARTA, (PR).- PSI (Partai Solidaritas Indonesia) membuka gelombang kedua rekrutmen bakal calon legislatif (caleg) untuk Pemilu 2019 dan kembali akan menggelar uji kompetensi melalui wawancara terbuka yang melibatkan para anggota panitia