Tahun Politik, Hadi Tjahjanto Siap Jaga Netralitas TNI

Hadi Tjahjanto/ANTARA

JAKARTA, (PR).-  Calon Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan siap menjaga netralitas TNI dalam menghadapi tahun Politik 2019 mendatang.

"Yang penting netralistas dan soliditas yang kita jaga, itu saja," kata Hadi seusai menerima Anggota Komisi I DPR di rumah dinasnya, Jalan Rajawali Timur, Kompleks Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis 7 Desember 2017.

Netralitas TNI dari politik praktis juga disampaikan Hadi saat fit and proper test oleh Komisi I DPR, Rabu 6 Desember 2017. "Saya sampaikan visi misi di antaranya tetap kita akan menjaga soliditas tentunya itu yang akan saya jaga dan netralitas. Jadi kuncinya dua itu," kata Hadi.

Hadi yang masih menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) ini juga menyinggung tantangan yang harus dihadapi TNI ke depannya. Rencana strategis (renstra) harus selaras dengan pembangunan nasional.

"Tantangan ke depan? Kita tetap pada rencana-rencana yang telah disusun. Contohnya Renstra, semua kita akan ikut itu. Renstra juga bicara soal peningkatan kekuatan, pembinaan kemampuan dan strategi penggelaran dan kita akan sinkronkan dengan rencana pembangunan nasional," tambah Hadi melalui Antara.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin mengatakan, pada siang ini akan digelar Paripurna, salah satunya memutuskan Calon Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto usai menjalani fit and proper test di DPR.

"Setelah ada persetujuan dari semua fraksi, pimpinan DPR akan melaporkan ke Istana. Selanjutnya, terserah Istana kapan akan dilakukan pelantikan. Kami tinggal menunggu undanganny saja," kata Hasanuddin.

Politik praktis

Komisi I DPR menilai sosok Hadi Tjahjanto mampu membawa TNI lebih baik lagi dan cakap untuk meningkatkan profesionalitas prajurit TNI. "Netralitas menjadi tuntutan kita semua. Semua fraksi menuntut netralitas TNI. Pak Hadi pun menyanggupinya," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid menyebutkan, Hadi tidak pernah memberikan pernyataan berbau politik. Komisi I DPR yakin Hadi tak akan berpolitik praktis.

"Marsekal Hadi Tjahjanto sama kita ketahui sebagai KSAU tidak pernah membuat pernyataan-pernyataan yang berbau politik atau dekat dengan politik sehingga kita cukup yakin bahwa beliau Insyaallah tidak akan berpolitik praktis ataupun membantu kelompok politik tertentu," ujar Meutya Hafid.***
 

Baca Juga

Menhan Minta TNI Solid dan Tidak Terpecah-Pecah

JAKARTA, (PR).- Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu meminta Panglima TNI yang baru Marsekal TNI Hadi Tjahjanto untuk membangun soliditas di tubuh TNI.

Gatot Titip Netralitas TNI

JAKARTA, (PR).- Mantan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan agar prajurit TNI menjaga netralitasnya karena Indonesia akan memasuki tahun politik dimulai dari pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019.

5 Potensi Ancaman Pertahanan Nasional Versi Hadi Tjahjanto

JAKARTA, (PR).- Calon Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menilai ada lima konstelasi global yang berpotensi menjadi ancaman pertahanan dan keamanan nasional sehingga bangsa Indonesia harus mewaspadainya.

Jenderal Gatot Nurmantyo Diberhentikan Sebagai Panglima TNI

JAKARTA, (PR).- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah menerima surat dari Presiden Joko Widodo tentang pemberhentian dengan hormat Jenderal Gatot Nurmantyo dan pengangkatan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI.