Reforma Agraria Harus Terus Dikawal

Petani/ADE BAYU INDRA/PR
PETANI memanen padi, di salah satu area pesawahan di Jalan Sekejati, Kota Bandung, Jumat, 22 September 2017. Panen padi dilakukan disejumlah area pesawahan, seiring akan berakhirnya masa panen pada bulan ini.*

JAKARTA, (PR).- Salah satu terobosan yang dilakukan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla adalah terkait dengan reforma agraria melalui sertifikasi lahan seluas 9 juta hektare. Namun demikian, pelaksanaan di lapangan harus terus diawasi agar hasilnya tidak melenceng dari tujuan awal. 

Demikian salah satu benang merah Sarasehan bertajuk Nasib Petani di Era Jokowi, Memotret Kebijakan Pemerintah di Sektor Pertanian dan Agraria, di Graha Gus Dur, Jakarta, Selasa, 26 September 2017. Hadir dalam sarasehan yang digagas DPP Partai Kebangkitan Bangsa itu para pelaku dan praktisi di bidang pangan dan agraria.

Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, reforma agraria masuk ke dalam 9 agenda prioritas Jokowi-JK. Pemerintah dikatakannya, mendapatkan tugas untuk mewujudkan pemerataan ekonomi melalui pelaksanaan reforma agraria

"Kebijakan itu perlu didukung, namun perlu juga ditinjau dengan cemat langkah-langkah implementasinya agar ketimpangan penguasaan tanah dapat diatasi," katanya. 

Menurut dia, belum lama ini konflik agraria sempat menimpa ribuan petani di Telukjambe, Karawang. Para petani yang telah mendiami dan menggarap lahan negara selama puluhan tahun digusur oleh perusahaan swasta yang dibekingi aparat. Selama konflik itu, puluhan petani telah ditangkap dan dipenjara sedangkan ratusan lainnya telah terusir dari kampung halaman. 

"Teluk Jambe adalah potret kecil dari dahsyatnya konflik agraria yang menimpa petani Inodnesia," tuturnya. 

Dia menambahkan, situasi seperti di Teluk Jambe juga menunjukkan bahwa petani masih mengalami penindasan di segala aspek, mulai dari hulu sampai hilir. "Mulai dari soal agraria seperti kepemilikan lahan hingga di level hilir, seperti tidak adanya jaminan harga dan pemasaran hasil pertanian," tuturnya.***

Baca Juga