Muhammad Farhan Konsultasi Pilkada Bandung dengan Jokowi

Ilustrasi/ANTARA
Panitia Pemungutan Suara (PPS) memanggul kotak berisi surat suara.*

JAKARTA, (PR).- Muhammad Farhan dan Afri Rafinaldi bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Kamis, 14 September 2017. Keduanya mengaku berniat konsultasi dengan Jokowi seputar Pemilihan Kepala Daerah di Bandung nanti.

Kedatangan keduanya pada sore hari sempat luput dari perhatian awak media. Sekitar pukul 17.50 Farhan dan Arfi baru keluar dari kompleks istana.  

Kepada awak media, Farhan mengatakan, tujuan keduanya menemui presiden adalah ingin meminta wejangan terkait Pilkada  di Bandung pada tahun depan. "Meminta saran dan masukan, bagaimana kami menghadapi Pilkada nanti. Dari mulai isu apa saja yang dihindari, sampai masalah apa saja yang harus diperhatikan," ujarnya. 

Menurut Farhan, presiden berpesan agar keduanya tetap menjaga semangat bhinneka tunggal ika. Jokowi juga berpesan agar tidak bernafsu saling ingin menang duluan ketika Pilkada nanti. 

"Ya mesti hati-hati saja lah karena menurut beliau, dari pengalaman sebagai wali kota, gubernur dan presiden, intinya adalah kerja, kerja, kerja," katanya. 

Dalam pertemuan, Farhan mengatakan, bertanya juga tentang program-program presiden. Dia mengaku, tidak ingin membuat program yang dikiranya bagus, namun ternyata tidak selaras dengan program-program yang telah dimulai oleh Jokowi. Menurutnya keselarasan dan keberlanjutan program merupakan hal yang penting. 

"Kalau di Bandung yang paling pasti dari beragam survei, intinya ada semangat untuk jaga program program yang ada untuk keberlanjutannya," kata dia.***  

Baca Juga

Jokowi Optimistis TNI Makin Disegani Dunia

CILEGON, (PR).- Presiden Joko Widodo bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 TNI pada Kamis pagi, 5 Oktober 2017.