Penggantian Sekda, Mendagri Tunggu Pengajuan Resmi Gubernur Jabar

Berjabat Tangan/ANTARA
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP PDIP Bambang HD (kiri) saat menyerahkan formulir pendaftaran di kantor DPP PDI Perjuangan di Jakarta, Jumat, 7 Juli 2017 lalu. Kedatangan Iwa Karniwa bersama ulama dan tokoh Jawa Barat tersebut guna mendaftar sebagai bakal calon Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 dari PDI Perjuangan.*

JAKARTA, (PR).- Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku telah menerima ajuan penggantian Sekretaris Daerah Pemprov Jawa Barat Iwa Karniwa dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Namun ajuan penggantian itu dikatakannya ada mekanisme yang harus ditempuh. Tidak bisa langsung diganti begitu saja. 

Tjahjo mengatakan, sejauh ini ajuan penggantian itu baru disampaikan secara lisan. Dia masih menunggu usulan resminya. "Gubernur Jabar mengajukan ke saya supaya sekda itu diganti. Kami menunggu usulan gubernur. Tapi, (sebelumnya) gubernur sudah meminta secara lisan," katanya di Istana Kepresidenan, Senin, 17 Juli 2017. 

Mengenai alasan spesifik Aher mengajukan Iwa agar diganti, Tjahjo enggan menjelaskannya. Namun Tjahjo mengaku, telah menyampaikan kepada Aher bahwa penggantian sekda itu adalah hak gubernur. Dia mempersilahkan Aher sebagai gubernur untuk mengajukan pergantian sekda dan selanjutnya Kemendagri akan melakukan pengecekan atas ajuan tersebut. 

"Penggantian sekda itu hak gubernur. Ajukan saja siapa-siapa yang diusulkan, nanti akan kami cek. Karena ada lewat tes dulu. Kami cek ke BIN, kami cek ke PPATK dulu," ujarnya. 

Menurut dia, adanya sekda berniat maju sebagai cagub sah-sah saja. Akan tetapi, bila pendaftaran sekda sebagai cagub ternyata diterima di KPU, maka ia harus mengundurkan diri. 

Ajuan penggantian

Di Istana Kepresidenan, Tjahjo mengaku bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Isi pertemuan itu topiknya adalah mengenai ajuan pergantian sekda dari sejumlah daerah. Tjahjo mengatakan, kementerian yang dipimpinnya itu telah menerima ajuan penggantian sekda dari beberapa daerah. "Sekda kan tanggungjawab saya," katanya. 

Dia mengatakan, ajuan penggantian sekda itu tidak melulu berlatarbelakang pilkada. Ada juga yang penggantiannya dilandasi persoalan tidak serasinya gubernur dengan sekda. "Apapun itu, sekda dengan gubernur kan harus seiring," tuturnya. 

Adapun ajuan penggantian sekda dengan latar belakang Pilkada yang kini ada di tangan Tjahjo, di antaranya berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Bengkulu.***

Baca Juga

Jokowi Undang BUMR Pangan Sukabumi ke Istana

JAKARTA, (PR).- Presiden Joko Widodo memenuhi janjinya yang akan membawa pengurus PT Badan Usaha Milik Rakyat Pangan Terhubung (BUMR PT) Sukabumi ke Istana Kepresidenan.

Muhammad Farhan Konsultasi Pilkada Bandung dengan Jokowi

JAKARTA, (PR).- Muhammad Farhan dan Afri Rafinaldi bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Kamis, 14 September 2017. Keduanya mengaku berniat konsultasi dengan Jokowi seputar Pemilihan Kepala Daerah di Bandung nanti.