Jokowi Targetkan Tol Bocimi Seksi 1 Selesai Tahun Ini

Tol Bocimi Seksi 1
Tol Bocimi Seksi 1/MUHAMMAD ASHARI/PR
WILAYAH seksi 1 tol Bogor-Ciawi-Sukabumi di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Rabu, 21 Juni 2017.*

CIBINONG, (PR).- Presiden Joko Widodo menargetkan pengerjaan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi 1 rampung pada tahun ini. Secara totalnya, ada 4 seksi pengerjaan di tol sepanjang 54 kilometer tersebut. 

Tol seksi 1 yang tengah dibicarakan Jokowi itu mencakup wilayah Ciawi sampai Cigombong. Panjang tolnya 15,35 kilometer. Jokowi bersama rombongan blusukan ke salah satu lokasi pengerjaan tol seksi 1 di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Rabu, 21 Juni 2017.

Blusukan itu dilakukan Jokowi di sela-sela memantau pembagian sembako di beberapa daerah di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi. 

Seusai melihat lokasi pengerjaan tol dan berbicara dengan Menteri PU Basuki Hadimuljono serta pejabat terkait konstruksi tol, Jokowi menyampaikan kepada awak media bahwa perkembangan tol Bocimi sejauh ini baik. 

"Perkembangannya sangat baik. Dari total 54 kilometer, tol seksi 1 sepanjang 15 km, progresnya tidak ada masalah," katanya di lokasi tol Bocimi. 

Menurut dia, pembebasan lahan di seksi 1 sudah beres. Konstruksi juga dikatakannya masih berjalan dan sejauh ini tidak ada masalah. "Saya kira progresnya bagus," kata dia.

Jokowi mengatakan, merampungkan tol Bocimi sudah mendesak. Hal itu karena wilayah ke dan dari Bogor, Ciawi, Sukabumi yang selalu macet. Tingkat kemacetannya dikatakan Jokowi sudah sangat parah. "Saya sendiri pernah mengalaminya," kata dia. 

Mangkrak

Tol Bocimi sebenarnya telah dimulai sejak 1997. Namun proyek tersebut mangkrak. Baru pada akhir 2015 pengerjaan tol itu dimulai kembali. 

Dari awal pengerjaannya pada 1997 sampai dengan yang baru, terjadi 4 pergantian pemegang saham. Awalnya, perusahaan konsorsium Bukaka Teknik Utama menjadi pemegang sahamnya. Kemudian terjadi perubahan pada tahun 2011 sehingga Grup Bakrie yang memegang saham. Perubahan pemegang saham kemudian terjadi lagi pada tahun 2014. Kali ini, Grup MNC yang menjadi pemegang saham, menggantikan Grup Bakrie. 

Perubahan-perubahan pemegang saham itu nyatanya tidak terlalu berdampak pada perkembangan proyek tol. Baru pada tahun 2015 tol Bocimi berjalan lagi bersamaan dengan kepemilikan saham yang baru di tangan Waskita Toll Road. 

Selama kurun waktu 1997 sampai 2015, setidaknya tol Bocimi juga telah diresmikan sebanyak tiga kali. Ketiga-tiganya diresmikan langsung oleh gubernur Jawa Barat. Dua kali peresmian terjadi pada tahun 2011, yakni pada bulan April dan Desember. Kemudian peresmian terakhir, yakni pada Februari 2015.

Terkait mangkraknya tol Bocimi, Jokowi mengatakan ada hal-hal lain selain masalah pembebasan lahan yang menjadi penyebabnya. Namun dia enggan membeberkan permasalahan itu. "Sudah, itu saja," kata dia.***

Baca Juga

Jokowi Kritik Peraturan Menteri yang Hambat Investasi

JAKARTA, (PR).- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) disinggung Presiden Joko Widodo terkait penerbitan peraturan menteri (Permen) yang menghambat investasi.

Jokowi Akan Tolak Hasil Hak Angket Jika...

JAKARTA, (PR).- Staf Khusus Bidang Komunikasi Johan Budi mengatakan, Presiden Joko Widodo tidak khawatir sikap pemerintah yang tidak akan intervensi Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi bisa memunculkan citra yang negatif di publik.

Obama Tiba di Istana Bogor Tanpa Penyambutan Khusus

BOGOR, (PR).- Presiden Amerika ke 44 Barack Obama datang ke Istana Bogor sekitar pukul 15.30 WIB. Tidak ada penyambutan khusus kenegaraan ketika Barack Obama sampai ke Istana Bogor.