Terduga Pembunuh Kim Jong Nam tak Ada Dalam Database TKI

Paspor Siti Aisyah/KBRI

JAKARTA, (PR).- BNP2TKI tidak menemukan nama Siti Aisyah sebagai TKI dalam databasenya. Dalam koordinasi antara BNP2TKI dan KBRI Malaysia juga tidak didapatkan informasi lengkap perihal gerak-gerik Siti Aisyah selama di negeri jiran itu.

Kepala BNP2TKI Nusron Wahid mengatakan, sesuai koordinasi dengan KBRI Malaysia, diketahui bahwa Siti Aisyah berada di Malaysia, namun belum diperoleh informasi lengkap mengenai kapan Siti Aisyah ke Malaysia, apa yang dilakukannya di sana, lalu bagaimana dia sampai disangka terlibat dalam pembunuhan warga Korea Utara.

"Karena KBRI Kuala Lumpur belum mendapatkan akses kekonsuleran untuk bertemu Siti Aisyah," katanya, Jumat, 17 Februari 2017.

Sesuai ketentuan Malaysia, kata dia, akses kekonsuleran biasanya diberikan setelah 1 minggu karena dalam masa siasatan (pemeriksaan), tersangka belum boleh ditemui oleh Perwakilan RI maupun lawyer. 

Sebelumnya Siti Aisyah ditangkap terkait kematian Kim Jong-nam, kakak tiri dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Selain menangkap wanita asal Serang, Banten itu kepolisian Malaysia juga turut menangkap warga Negara Malaysia bernama Muhammad Farid bin Jalaluddin (26) dalam kasus yang sama. Dia diidentifikasi sebagai kekasih dari Sisti Aisyah. ***

 

 

Baca Juga

PESAWAT Kepresidenan BBJ2 tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Kamis (10/4/2014) setelah prosesi penerimaan pesawat dari Boeing kepada pemerintah yang dilanjutkan dengan foto bersama pejabat pemerintah, TNI dan Polri di depan pesawat BBJ2.*

Penerbangan Batal di Halim Bukan Karena Pesawat Presiden

JAKARTA, (PR).- Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi menyampaikan sanggahan atas kabar dibatalkannya penerbangan komersil dari dan ke Semarang, Solo, Jogja dan Malang, Jumat, 21 April 2017, pagi. Kabar dibatalkannya penerbangan itu muncul di media sosial.