Aksi Apeng Jual Buah Sambil Edarkan Sabu Berakhir

Ilustrasi/ILHAM MOGU

CILACAP, (PR).- Berjualan buah-buahan sambil mengedarkan narkoba jenis sabu, SP alias Apeng (37), warga Desa Jetis, Kecamatan Nusawungu, Cilacap, Jawa Tengah diringkus petugas Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Cilacap.

Diduga, selain menguasai jalur peredaran narkoba di Jateng, Dia juga memanfaatkan perdagangan buah antarprovinsi sebagai jalur peredaran narkoba.

"Pelaku kami tangkap saat akan mengirim sabu ke Magelang," kata Kepala Polres Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Yudho Hermanto didampingi Kepala Satresnarkoba Polres Cilacap Ajun Komisaris Polisi Sumanto di Cilacap, Rabu 4 Januari 2017.

Saat penggrebegan pada Minggu 2 Januari 2017, dia mengendari mobil Avanza hitam berpelat nomor B 1238 URP menuju Magelang untuk mengirim sabu.

Sejak awal, kendaraan tersebut sudah diikuti polisi karena ada informasi yang menyebut jika Apeng akan mengirim narkoba.

Selama pengejaran, Apeng berupaya kabur hingga akhirnya berhasil dicegat di Jalan Tambak Udang, Desa Jetis. Selain melakukan penangkapan, kendaraan Avanza yang dikendarainya juga digeledah.

Di dalam mobil ditemukan barang bukti 12 paket kecil berisi sabu seberat 3 gram, satu pipet kaca yang di dalamnya terdapat sisa sabu, korek api, satu unit telefon seluler, dan uang tunai Rp 150.000.

"Barang bukti sudah kami amankan sedangkan pelaku kami masukan ke salah satu sel di Mapolres," katanya.

Dalam pemeriksaan, Apeng mengaku, sebagai kurir sabu, dia mendapat upah Rp 2,5 juta. Uang tersebut ditransfer melalui rekening bank.

Barang bukti narkoba tersebut merupakan titipan salah seorang temannya di Sumatera untuk diantar kepada seseorang di Magelang, Jateng.

SP dikenai Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar.***

Baca Juga

Basarnas Temukan Satu Nelayan Korban Perahu Hilang

CILACAP, (PR).- Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Pos SAR Cilacap  menemukan satu dari dari dua nelayan yang hilang setelah perahunya dihempas gelombang.  perairan selatan Jawa Tengah.