Tahun Baru, Perhutani Banyumas Timur Bagikan 2017 Bibit Pohon

Pembagian Bibit/EVIYANTI/PR
PEGAWAI Perum Perhutani Banyumas Timur, Jawa Tengah membagikan bibit pohon kepada pengguna jalan, Selasa, 3 Januari 2017.*

PURWOKERTO.(PR).- Perum Perhutani Banyumas Timur Jawa Tengah membagikan 2017 bibit pohon buah-buahan dan bibit tanaman kopi untuk warga. Semua tanaman itu ludes hanya dalam waktu 20 menit.

Tanaman buah- buahan yang dibagikan diantaranya nangka, rambutan, kopi, dan manggis. Target pembagian bibit buah-buahan itu ialah pengguna jalan raya yang melintas di Purwokerto, tepatnya di depan kantor Bank Indonesia Purwokerto, alun-alun Purwokerto di Jalan Jendral Soedirman. Setiap pengendara mendapat satu buah bibit pohon.

Bibit tersebut dibagikan untuk ditanam dilingkungan rumah warga. Beberapa pengendara menolak meneriam bibit tanaman buah karena tidak punya lahan. "Tahun lalu saya juga dapat, sekarang tingginya sudah dua meter. Karena ada pembagian lagi maka saya minta lagi," kata salah seorang pengendara.

Administratur Perhutani Banyumas Timur Wawan Triwibowo mengatakan, seperti tahun sebelumnya, di awal tahun Perhutani membagi tanaman. Jumlahnya disesuaikan dengan tahun pembagian. “Ini sudah tradisi dari Perum Perhutani, tiga tahun terakhir. Kami ingin memulai tahun itu dengan sedekah bumi. Dengan cara membagikan bibit kepada masyarakat, jumlah bibit yang dibagikan sesuai dengan tahun yang akan dilewati," kata Wawan, Selasa, 3 Januari 2017.

KPH Banyumas Timur sudah memulai pada 2015, jumlah bibit tanaman yang ditanam sesuai dengan tahun dibagikan. Pada 2015 sebanyak 2015, tahun berikutnya 2016 pohon, sekarang 2017 pohon. Pihaknya juga membuat tim untuk pengawasan bibit yang dibagikan kepada masyarakat agar, pemberian tidak sia-sia. "Tujuan kita membentuk kesadaran bagi warga Banyumas peduli terhadap pohon," jelasnya.***

Baca Juga

KONSUMEN membeli beras di kios milik Nengsih di Pasar Banjaran, Kabupaten Bandung, Selasa (17/3/2015). Panen raya yang tak serempak membuat harga beras turun bertahap, namun menjaga harga gabah di tingkat petani lebih tinggi dibandingkan dengan musim sebe

20 Merek Beras IBU Tidak Sesuai Spesifikasi

JAKARTA, (PR).- Sebanyak 20 merek beras yang diproduksi PT Indo Beras Unggul (PT IBU) kualitasnya tidak sesuai dengan yang tertera pada label kemasan.

PBNU: Kasus Rohingya Bukan Konflik Agama

JAKARTA, (PR).- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menegaskan bahwa kasus Rohingya di negara bagian Rakhine, Myanmar, bukanlah konflik agama.