Fahri: Uang Ganti Rugi Rp 50 Miliar untuk Kader PKS

Politisi Fahri Hamzah/SJAFRI ALI

JAKARTA, (PR).- Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, akan menunggu langkah selanjutnya dari partai yang akan melakukan banding. Meski demikian, dia mengatakan, partai hendaknya tidak mengembangkan opini seolah-olah peradilan tidak fair.

"Proses peradilannya transparan kok. Argumen saksi kuat sekali dan semua proses itu bisa ditonton oleh rakyat," tuturnya.

Dia mengatakan, awalnya menuntut ganti rugi kepada PKS sebesar Rp 50 miliar. Namun, pengadilan hanya mengabulkan Rp 30 miliar. Menurut dia, uang ganti rugi itu akan dialokasikan untuk kader PKS.

Fahri mengatakan, tuntutan ganti rugi itu bukan semata-mata soal uang. Namun keputusan pemecatannya yang memberikan dampak kerugian yang sangat besar. 

"Saya bahkan menuntut Rp 500 miliar karena kerusakan akibat pemecatan saya besar sekali. Setiap tindakan zalim yang menciptakan kerusakan besar itu harus dibayar. Ini yang harus disadari. Bukan soal uangnya, tapi niat saya untuk me-recovery partai," katanya.***

Baca Juga

Melepas Penat, Jokowi Jalan-jalan di Senayan City

JAKARTA, (PR).- Akhir pekan memang identik dengan melepas penat dari rutinitas yang biasa dilakukan. Banyak jenis kegiatan santai yang dapat dilakukan untuk liburan di akhir pekan.

Ikan Lele dan Teli di Depan Jokowi

PEMBUKAAN Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Jakarta, sempat riuh oleh tawa karena kepolosan seorang bocah di hadapan presiden, Kamis, 26 Januari 2017.

Masih Ditemukan Masalah Penggunaan Hak Pilih di 25 Persen TPS

JAKARTA, (PR).- Jaringan Nasional Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat melakukan pemantauan proses hari pemungutan suara Pilkada di Jakarta. Pemantauan dilakukan di 40 kecamatan di 5 Kota (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Jakarta Utara).

Kebakaran Hutan Tahun 2016 Menurun

JAKARTA, (PR).- Pemerintah mengklaim tingkat kebakaran hutan dan lahan turun drastis pada tahun 2016. Penurunan tingkat kebakaran hutan dan lahan itu berdasarkan 2 pantauan satelit.