Fahri: Uang Ganti Rugi Rp 50 Miliar untuk Kader PKS

Politisi Fahri Hamzah/SJAFRI ALI/PR

JAKARTA, (PR).- Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, akan menunggu langkah selanjutnya dari partai yang akan melakukan banding. Meski demikian, dia mengatakan, partai hendaknya tidak mengembangkan opini seolah-olah peradilan tidak fair.

"Proses peradilannya transparan kok. Argumen saksi kuat sekali dan semua proses itu bisa ditonton oleh rakyat," tuturnya.

Dia mengatakan, awalnya menuntut ganti rugi kepada PKS sebesar Rp 50 miliar. Namun, pengadilan hanya mengabulkan Rp 30 miliar. Menurut dia, uang ganti rugi itu akan dialokasikan untuk kader PKS.

Fahri mengatakan, tuntutan ganti rugi itu bukan semata-mata soal uang. Namun keputusan pemecatannya yang memberikan dampak kerugian yang sangat besar. 

"Saya bahkan menuntut Rp 500 miliar karena kerusakan akibat pemecatan saya besar sekali. Setiap tindakan zalim yang menciptakan kerusakan besar itu harus dibayar. Ini yang harus disadari. Bukan soal uangnya, tapi niat saya untuk me-recovery partai," katanya.***

Baca Juga

Selasar BEI Roboh, Korban Luka Berjatuhan

JAKARTA, (PR).- Atap penghubung dua gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) roboh, Senin 15 Januari 2018 siang. Beberapa pengunjung terluka akibat atap BEI roboh, sementara aktivitas di gedung tersebut diliburkan.

Meresmikan Kereta Api Bandara, Jokowi Berpenampilan Santai

TANGERANG, (PR).- Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian Kereta Api Bandara di Stasiun KA Bandara Soekarno Hatta, Selasa, 2 Januari 2017. Presiden Jokowi juga menjajal KA dari bandara ke Stasiun Sudirman Baru.

Jokowi Soroti Masalah Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja

JAKARTA, (PR).- Calon tenaga kerja yang latar belakang pendidikannya sekolah dasar dan menengah harus diperbaiki tingkat keterampilan dan kompetensinya. Hal itu agar mereka bisa menjadi tenaga kerja yang bisa diserap oleh industri.