Jabatan Kepala Staf Koarmatim Diserahterimakan

SURABAYA, (PRLM).- Komando Armada RI Kawaswan Timur (Koarmatim) melaksanakan serah terima jabatan Kepala Staf Koarmatim (Kasarmatim) di Ruang Rapat Gedung Candrasa Mako Koarmatim, Ujung Surabaya. Kamis (22/1/2015).

Jabatan Kasarmatim diserahterimakan dari Laksamana Pertama TNI Aan Kurnia. S.Sos. yang merupakan alumni AAL angkatan XXXII tahun 1987 kepada Laksamana Pertama TNI Mintoro Yulianto. S.Sos. , M.Si. yang merupakan alumni AAL angkatan XXXI tahun 1986. Laksamana Pertama TNI Aan Kurnia S.Sos. selanjutnya menjabat sebagai Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) sedangkan Laksamana Pertama TNI Mintoro Yulianto S.Sos. , M.Si. sebelumnya menjabat Komandan Gugus Tempur Laut Koarmatim (Danguspurlatim).

Upacara serah terima jabatan Kasarmatim yang berlangsung di dalam ruangan tersebut dipimpin oleh Pangarmatim Laksamana Muda TNI Arie Henriycus Sembiring Meliala. Hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Guspurlatim Laksma TNI I Nyoman Gede Ariawan, SE, Komandan Guskamlatim Kolonel Laut (P) Roberth Wolter Tapangan, S.H, para Danlantamal wilayah Koarmatim serta para Kasatker Koarmatim.

Dalam amanatnya Pangarmatim mengatakan, bahwa jabatan Kasarmatim merupakan jabatan yang strategis dalam struktur organisasi Koarmatim. Sebagai orang nomor dua di lingkungan Koarmatim, tanggung jawab Kasarmatim tidaklah ringan, yaitu menyelenggarakan koordinasi dan pengarahan pada setiap tingkatan unsur/staf dihadapkan dengan luas wilayah kerja, tanggung jawab maupun besarnya aset yang dibina oleh Koarmatim. (Munady/A-147)***

Baca Juga

Lion Air JT 610 Mengudara 13 Menit Sebelum Jatuh

JAKARTA, (PR).- Pejabat Komunikasi Strategis Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pesawat dengan nomor penenerbangan JT 610 rute Cengkareng menuju Pangkalpinang mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hat

PAN Minta KPK Adil Tangani Taufik Kurniawan

JAKARTA, (PR).- Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional Yandri Susanto menyerahkan penanganan hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap salah satu kader elitenya, Taufik Kurniawan.