Terkontaminasi Bakteri Listeria, Waspadai Buah Rockmelon dari Australia

Rockmelon/THE GUARDIAN

WABAH bakteri listeria yang berasal dari buah rockmelon kembali memakan korban di Australia. Sebanyak 17 kasus yang telah dikonfirmasi dari seluruh negara bagian timur pada Rabu, 7 Maret 2018. Dua korban masing-masing berasal dari Victoria dan New South Wales. Belum diketahui rincian lebih lanjut dari korban terbaru yang berasal dari Victoria. Diduga, orang tersebut meninggal pada minggu lalu, namun hasil tes yang mengonfirmasi adanya hubungan dengan bakteri listeria baru saja selesai.

Dilansir dari The Guardian, NSW Health mengonfirmasi korban yang meninggal adalah seorang pria dan wanita dari Sydney dikarenakan kondisi medis. “Pada saat kematian mereka, kasus-kasus tersebut tidak dikaitkan dengan wabah dan buah rockmelon belum diidentifikasikan sebagai sumbernya,” ujar seorang juru bicara NSW Health dalam sebuah pernyataan.

Setelah diidentifikasi sebagai sumber wabah, produsen sepakat untuk menghentikan distribusi setelah diberitahu mengenai buah yang telah terkontaminasi bakteri listeria hampir dua minggu yang lalu.

Pemerintah dan otoritas kesehatan New South Wales dituduh terlalu lama dalam mengambil tindakan untuk mengingatkan masyarakat setelah penyelidikan dimulai pada bulan Januari lalu.

Dilansir dari Strait Times, Dr. Vicky Sheppeard, direktur penyakit menular di NSW Health menyatakan, semua buah rockmelon yang terkontaminasi sudah ditarik dari pasar pada 28 Februari. “Biasanya sekitar sepertiga orang yang sakit karena literiosis meninggal setiap tahunnya. Sebagian besar kasus tersebut tidak terkait dengan wabah listeria pada buah rockmelon yang terkontaminasi,” ujarnya.

Perhatikan gejalanya 

Listeria adalah bakteri yang biasa ditemukan dan bagi orang yang memakan makanan yang terkontaminasi bakteri tersebut, hal itu tidak menyebabkan penyakit. Namun bakteri ini dapat sangat berbahaya bagi para lansia, wanita yang hamil, penderita diabetes dan kanker.

Beberapa waktu yang lalu di Australia juga telah terjadi kasus yang sama dengan 3 orang meninggal dan 12 orang lainnya jatuh sakit setelah memakan buah rockmelon yang telah terkontaminasi bakteri listeria.

Gejala yang disebabkan oleh bakteri listeria mirip seperti flu termasuk demam, menggigil, nyeri otot, mual dan diare, gejala tersebut akan muncul dalam waktu berhari-hari atau berminggu-minggu setelah memakan buah yang telah terkontaminasi tersebut.

Di Indonesia sendiri, Kementerian Pertanian menghentikan pemasukan buah rockmelon di Indonesia terkait wabah listeriosis yang disebabkan oleh bakteri listeria.

Menurut Surat Edaran Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian, mereka akan memperketat pengawasan dan kewaspadaan terhadap pemasukan buah utuh atau potong rockmelon dari Australia dengan melakukan pengujian laboratorium pada setiap pemasukan dengan target uji Listeria monocytogenes.

Dalam surat tersebut, mereka juga menyebutkan, jika dalam pengujian ditemukan cemaran Listeria monocytogenes pada buah rockmelon, maka mereka akan mengambil tindakan pemusnahan dan dilakukan notifikasi ke negara asal. (Ines Anggun)***

Baca Juga

Harun Yahya Ditangkap Polisi Bukan Pertama Kalinya

ISTANBUL, (PR).- Polisi Turki menangkap pengkhotbah televisi Muslim dan penulis Adnan Oktar, Rabu 11 Juli 2018 waktu setempat. Oktar yang lebih dikenal publik sebagai Harun Yahya ditangkap Polisi Turki, ditambah juga 160 pengikutnya.

Israel Tolak Pengungsi Suriah

JERUSALEM, (PR).- Israel tidak akan memperbolehkan para pengungsi Suriah memasuki wilayahnya tapi akan terus memberikan bantuan kemanusiaan bagi mereka, kata Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman, Jumat, 30 Juni 2018, waktu setempat.