Keunikan Perayaan Imlek di Berbagai Negara

Ilustrasi/REUTERS

TAHUN Baru Imlek dirayakan oleh masyarakat Tionghoa di seluruh dunia. Perayaan penuh suka cita digelar untuk menyampaikan harapan baik di tahun yang baru.

Bagaimana perayaan Imlek di belahan dunia yang lain? Berikut ulasannya dikutup dari Travelchinaguide.com.

Tiongkok

Hampir seluruh kota di Tiongkok merayakan Imlek. Di Hong Kong dan Macau, orang libur bekerja selama 3-5 hari. 

Setelah makan malah bersama di malam Tahun Baru Imlek, semua anggota keluarga akan pergi ke toko bunga untuk membeli bunga persik, bunga daffodil, dan buah buah kumquat. Di pagi berikutnya, masyarakat setempat, terutama para orang tua, akan berusaha menjadi yang pertama untuk mengunjungi kuil untuk berdoa untuk kemakmuran dan kesehatan mereka.

Saat berkunjung ke teman dan kerabat, mereka akan memberikan lishi atau angpao kepada anak-anak untuk berbagi berkat. Saat hari kedua atau ketiga perayaan Imlek, biasanya diadakan pertunjukkan kembang api.

Singapura

Sekitar 70% dari populasi Singapura merupakan masyarakat etnis Tionghoa. Perayaan Imlek di Singapura sedikit berbeda, walaupun mereka masih menjaga tradisi aslinya. Di malam tahun baru, sashimi atau keripik dengan sayuran dan daging akan dihidangkan di meja. Dan saat semua anggota keluarga sudah berkumpul dan duduk di meja makan, mereka akan berebut untuk mengambil sashimi. Jika mereka memegang dagingnya lebih tinggi, itu berarti mereka akan mendapatkan keberuntungan lebih banyak di tahun depan.

Orang-orang biasanya akan datang ke Kreta Ayer Square untuk melihat bazaar, parade Chingay, dan menonton tarian singa dan naga.

Memberi hadiah saat Imlek juga lazim dilakukan. Hadiah yang paling populer saat Imlek adalah jeruk yang berarti tanda kebahagiaan. Saat mengunjungi teman dan kerabat, orang Singapura akan membawa dua jeruk di dalam kotak sebagai hadiah. Tuan rumah akan memberikan dua sebagai imbalan. Tradisi mengenakan pakaian dan topi baru, juga mengganti seprai dan selimut baru masih terus dipertahankan.

Malaysia

Mendekati Tahun Baru Imlek, semua area perdagangan di Kuala Lumpur akan di dekorasi dengan lampu lampion, bunga sakura, dan jeruk. Dekorasi membangkitkan suasana perayaan Imlek.

Di Malaysia, buah nanas menjadi hadiah paling populer. Mereka percaya nanas dapat membawa keberuntungan. Orang-orang juga akan membeli manisan yang melambangkan tanda terbaik untuk kebahagiaan. Selama Tahun Baru Imlek, ada kompetisi kaligrafi yang memungkinkan semua orang untuk ikut serta.

Filipina

Tahun Baru Imlek menjadi hari penting bagi masyarakat Tionghoa di Filipina. Kebanyakan etnis Tionghoa di sana berasal dari Provinsi Fujian, Tiongkok. Sehingga perayaannya pun mirip dengan tradisi di sana.

Kue keranjangnya juga disebut Nian Gao, disajikan sebagai makanan pokok. Hari pertama Imlek, mereka tidak akan memasak tetapi memakan makanan yang tersisa dari hari sebelumnya. Dengan melakukan hal tersebut, mereka percaya itu akan membuat mereka memiliki sesuatu yang lebih dari yang mereka butuhkan.

Terlepas dari perayaan Imlek pada umumnya, masyarakat setempat akan menggantungkan delapan buah yang berbetuk bulat di rumah mereka sebagai dekorasi. Termasuk nanas, jeruk, apel, anggur, mangga, lemon, semangka, dan pepaya. 

Vietnam

Tahun Baru Imlek di Vietnam disebut sebagai Tet. Perayaan Imlek menjadi hari libur nasional. Dilansir dari Travel China Guide, Zongzi atau biasa disebut Ba Tzang merupakan makanan utama di festival makanan. Zongzi sendiri merupakan makanan khas Tiongkok yang terbuat dari beras ketan dan dibungkus dengan daun bambu.

Mereka juga akan membeli bunga persik untuk menangkal roh jahat dan tanaman buah kumquat untuk mengharapkan keberuntungan. Orang Vietnam memiliki tradisi khusus yang disebut Xong Tet, yang merujuk pada nasib baik atau buruk tergantung pada pengunjung pertama. Kepribadian dan kondisi kehidupan pengunjung pertama dapat meramalkan keberuntungan tuan rumah selama setahun kedepan. Maka dari itu sebelum Tet, orang-orang akan mengundang orang yang jujur, baik atau kaya untuk datang berkunjung. 

Amerika

Banyak etnis Tionghoa yang tinggal di California, San Francisco, New York, Seattle, dan Washington. Perayaan Tahun Baru Imlek di Amerika tidak hanya dirayakan oleh komunitas Tionghoa saja. Imlek biasanya dirayakan bersama keluarga. Masyarakat umum juga dapat menikmati festival tersebut, seperti festival lampion, juga tarian naga dan singa. Chinatown di San Francisco biasanya menggelar parade di Grant Avenue dan Kearny Street secara besar-besaran. Orang-orang akan membawa banner warna-warni, drums dan kembang api untuk menghidupkan suasana. (Ines Anggun)***

Baca Juga

Lagu-lagu Indonesia yang Dibawakan Teresa Teng

HARI ini, Senin 29 Januari 2018 Google merayakan hari jadi penyanyi legendaris Taiwan, Teresa Teng yang ke-54 dengan menampilkan gambarnya di laman awal google.