Korban Tewas Bus Masuk Jurang Jadi 46 Jiwa

Evakuasi bus masuk jurang/AFP
BUS dengan 50 lebih penumpang ringsek setelah terjun ke jurang dan merangsek ke bibir laut di Peru, Selasa, 2 Januari 2018.*

LIMA, (PR).- Sedikitnya 46 orang tewas dalam kecelakaan bus masuk jurang lalu terhempas ke bibir pantai berbatu di Curva del Diablo, Pasamayo, di utara ibu kota Peru, Lima. Bus tersebut bertabrakan dengan truk lalu terguling 100 meter lebih ke jurang kawasan yang terkenal sebagai 'tikungan setan' itu.

Sebelumnya ditulis 36 penumpang tewas dalam bus masuk jurang tersebut. Tikungan setan disematkan oleh warga karena bentuknya yang amat panjang dengan tikungan tajam, serta sering diselimuti kabut pekat.

Jalan raya ini dikenal dengan nama Devil's Curve karena sempit, sering diselimuti kabut dan lekukan di sepanjang tebing yang telah banyak mengalami kecelakaan.

Bus tersebut, dilansir The Guardian, membawa 57 penumpang ke ibu kota Peru, Lima. Claudia Espinoza dari brigade pemadam kebakaran Peru Selasa 2 Januari 2018 menyatakan, sesaat setelah terjatuh, tubuh penumpang-penumpang tak bernyawa bergeletakan di bebatuan pantai.

"Ada sejumlah besar korban fatal," kata petugas berwenang Col Dino Escudero kepada radio RPP.

Tim penyelamat bekerja untuk menarik korban dari Pasamayo yang sulit dijangkau.

Tidak ada jalan yang mengarah langsung ke pantai. Hal itu jelas mempersulit upaya penyelamatan, kata Espinoza, meskipun polisi dan petugas pemadam kebakaran berhasil mengangkut lima orang luka parah yang selamat.

Kecelakaan lalu lintas biasa terjadi di sepanjang jalan raya di Peru. Total ada 2.600 orang terbunuh di kecelakaan lalu lintas pada 2016. Lebih dari tiga lusin meninggal saat tiga bus dan sebuah truk bertabrakan pada 2015 di jalan raya utama. Dua puluh orang tewas pada bulan November saat sebuah bus jatuh dari sebuah jembatan ke sebuah sungai di Andes bagian selatan.***

Baca Juga