Rudal Israel Sasar Suriah

Ledakan di Suriah/REUTERS
WARGA Suriah dan petugas keamanan berkumpul di lokasi ledakan yang diduga sebagai bom mobil di Homs, Suriah, Selasa 5 Desember 2017.*

BEIRUT, (PR).- Media pemerintah Suriah, Senin 5 Desember 2017 mengatakan, Israel menembakkan rudal ke prasarana militer Suriah di pinggiran Damaskus dan pertahanan udara Suriah mencegat tiga rudal tersebut.

"Pertahanan udara kami menghadapi serangan rudal Israel di salah satu prasarana militer di pinggiran kota Damaskus dan tiga di antaranya dijatuhkan," kata kantor berita SANA. 

Reuters melaporkans ebagaimana dikutip Antara, dalam pernyataan itu juga disebutkan bahwa serangan itu terjadi Senin 5 Desember 2017 pukul 23.30 waktu setempat.

Saksi mengatakan, terdengar tiga ledakan dari arah Jamraya, sebelah barat Damaskus. Saksi lain mengatakan bahwa asap tebal dapat terlihat berada di atas daerah itu.

Di daerah Jamraya terdapat prasarana penelitian militer yang pernah terkena serangan dan diyakini dilancarkan Israel pada 2013.

Israel, pada masa lalu, menyasar kedudukan kelompok Hizbullah Lebanon di Suriah, kelompok dukungan Iran ini sangat berperan dalam pertempuran untuk menopang tentara Suriah.

Pada Sabtu 2 Desember 2017, media pemerintah Suriah mengatakan peluru kendali Israel menyerang kedudukan militer di selatan Damaskus. Pada September lalu, Israel juga menyerang kedudukan militer Suriah yang diyakini sebagai tempat membuat senjata kimia.

Juru bicara militer Israel mengatakan, mereka tidak akan menanggapi laporan media asing.

Kelompok pemantau perang, Pengamat Hak Asasi untuk Suriah mengatakan pesawat yang diyakini milik Israel menembakkan peluru kendali ke daerah Jamraya.

Status Jerusalem

Masih terkait Israel, dari Paris dilaporkan, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan kekhawatiran tentang kemungkinan Amerika Serikat akan secara sepihak mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Emmanuel Macron menegaskan, masalah kedudukan Jerusalem harus ditangani dalam rangka perundingan perdamaian Israel dengan Palestina, dengan tujuan membentuk dua negara, Israel dan Palestina, yang tinggal dalam keadaan damai dan aman berdampingan dengan Jerusalem sebagai ibu kota.

Donald Trump belum membuat keputusan apakah akan secara resmi mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel, kata penasihat dan menantunya, Jared Kushner, Minggu 3 Desember 2017, yang akan mematahkan beberapa dasawarsa kebijakan Amerika Serikat dan dapat memicu kekerasan di Timur Tengah.

Baca Juga

Setahun Pemerintahan Donald Trump dan Dampaknya di Timur Tengah

HAMPIR setahun lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dibuat geram oleh tindakan pemerintah Amerika Serikat yang tidak menggunakan hak veto untuk menghentikan resolusi Dewan Keamanan PBB soal pemukiman Israel di tanah Palestina. 

Israel Sahkan RUU Hukuman Mati untuk Warga Palestina

JERUSALEM, (PR).- Parlemen Israel, Rabu 3 Januari 2018 memberikan persetujuan awal bagi rancangan undang-undang yang mengizinkan hukuman mati atas warga Palestina yang melakukan serangan terhadap negara tersebut.