Donald Trump Berhubungan dengan Wikileaks, Komunikasi Terjadi pada Masa Sensitif

Donald Trump Jr./REUTERS

WASHINGTON, (PR).- Donald Trump Jr, putra sulung presiden Amerika Serikat, melakukan komunikasi langsung dengan WikiLeaks lewat Twitter pada tahap akhir penting pemilihan presiden 2016.

The Guardian, Selasa 14 November 2017 melaporkan, terungkapnya komunikasi Donald Trump Junior dan Wikileaks tersebut terjadi setelah salinan korespondensi antara keduanya dibocorkan majalah Atlantic.

Anak sulung Donald Trump bertukar pesan langsung dengan akun WikiLeaks di Twitter dalam rentang waktu antara 20 September dan 12 Oktober 2016. Salinan korespondensi diserahkan ke penyidik ​​kongres oleh pengacara Donald Trump Jr dan kemudian juga diperoleh majalah Atlantic.

Komunikasi tersebut terjadi pada saat yang sangat sensitif untuk kampanye presiden Donald Trump dan WikiLeaks, baru beberapa minggu sebelum hari pemilihan dan pada puncak publikasi WikiLeaks tentang surel yang diretas yang dimiliki oleh tokoh Demokrat senior.

Komunikasi paling eksplosif antara kedua pihak, menurut laporan Atlantik, berlanjut pada dan setelah 12 Oktober 2016.

"Hei Donald, senang bertemu dengan Anda dan ayah Anda berbicara tentang publikasi kami." Demikian ujar pemilik akun WikiLeaks kepada Donald Trump Jr dua hari setelah ayahnya memproklamasikannya dalam sebuah demonstrasi kampanye: "Saya suka WikiLeaks!"

"Sangat menyarankan agar ayah Anda mencuit tautan ini jika dia menyebutan nama akun kami. Banyak sekali cerita menarik yang tak diungkap." Demikian dikatakan pemilik akun Wikileaks.

Julia Ioffe, penulis artikel Atlantik, menulis bahwa Donald Trump Jr tidak membalas pesan WikiLeaks. Tapi dua hari kemudian, pada 14 Oktober, dia mencuit tautan yang sama dengan wlsearch.tk, mendorong "mereka yang punya waktu untuk membaca tentang semua korupsi dan kemunafikan" yang terpapar oleh email WikiLeaks

Assange juga menulis bahwa pesan dari WikiLeaks, termasuk yang mendesak Trump Jr untuk melepaskan kembali pajak ayahnya melalui organisasi tersebut, menunjukkan "chutzpah" nya.

Seorang pengacara Trump Jr mengatakan kepada Atlantik, "Kami dapat mengatakan dengan yakin bahwa kami tidak mempedulikan dokumen-dokumen ini dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan tentang mereka mudah dijawab di forum yang sesuai."

Pada Senin malam, Trump Jr mengatakan apa yang dia katakan adalah salinan dari "seluruh rantai pesan dengan @wikileaks".

Kontak pertama dari antara keduanya dilakukan pada 20 September 2016. Di dalamnya situs informasi terbuka menginformasikan kepada Trump Jr bahwa sebuah komite aksi politik baru yang disebut "putintrump" akan segera diluncurkan.

Menurut bocoran informasi yang diperoleh Atlantik, Trump Jr berbagi kabar bahwa WikiLeaks telah berhubungan dengannya dengan beberapa anggota tim kampanye internal. Di antara mereka yang dicurigai diberi tahu adalah Steve Bannon, yang kemudian menjadi kepala eksekutif kampanye Donald Trump dan menantu kandidat Jared Kushner.***

Baca Juga