Chester Bennington, Vokalis Linkin Park Tewas Bunuh Diri

Chester Bennington/REUTERS
CHESTER Bennington dari band Linkin Park tampil pada hari kedua Festival Musik iHeartRadio 2012 di MGM Grand Garden Arena di Las Vegas, Nevada AS, 22 September 2012 lalu.*

LOS ANGELES, (PR).- Chester Bennington, vokalis utama band Linkin Park tewas bunuh diri. Ia meregang nyawa di tempat tinggal pribadinya di Palos Verdes Estate, Los Angeles, Kamis 20 Juli 2017 waktu Amerika Serikat. Kematiannya dikonfirmasi langsung oleh petugas kepolisian yang menerangkan bahwa penyanyi kelahiran 20 Maret 1976 itu tewas bunuh diri.

Chester Bennington, yang kini berusia 41 tahun, bergabung dengan Linkin Park pada tahun 1999. Grup band itu kemudian menjadi terkenal setahun setelah merilis album debutnya, Hybrid Theory. Album pertama itu kemudian dinominasikan sebagai album rock terbaik di Grammy Award. Album kedua mereka, Meteora, terjual sebanyak 27 juta kopi dan band ini juga pernah berkolaborasi dengan Jay-Z untuk EP Collision Course tahun 2004.

Bennington juga menjadi vokalis di Stone Temple Pilots dari tahun 2013 sampai 2015. Ia muncul beberapa kali di film Crank and Saw 3D. Ketika teman dekatnya dan sesama musisi, Chris Cornell, penyanyi utama band Soundgarden dan Audioslave, bunuh diri Mei 2017 lalu, Chester Bennington memberi penghormatannya di akun Twitter. Ia juga menghadiri pemakamannya.

"Anda telah menginspirasi saya dalam banyak hal yang mungkin tidak pernah Anda sadari," tulis Chester Bennington. "Bakat Anda murni dan tak tertandingi. Suara Anda adalah suka cita serta rasa sakit, kemarahan serta pengampunan, cinta dan sakit hati yang terbungkus dalam satu. Semoga Anda menemukan kedamaian di kehidupan berikutnya. Terima kasih telah mengizinkan saya menjadi bagian dari hidup Anda."

Dalam wawancara terakhir, Bennington berbicara terus terang tentang perjuangannya dalam melawan obat-obatan terlarang dan alkohol. "Tidak keren menjadi pecandu alkohol. Tidak asyik jadi peminum dan jadi orang bodoh," katanya pada Noisecreep pada 2009. "Yang keren itu menjadi bagian dari pemulihan. Inilah diri saya, inilah yang saya tulis, apa yang saya lakukan, dan sebagian besar pekerjaan saya merupakan cerminan dari apa yang telah saya alami."

Masa kecil kelam Chester Bennington

Dia juga sempat mengisahkan tentang masa kecilnya yang buruk. Dalam sebuah wawancara dengan Guardian tahun 2011, dia berkata: "Saya sering dipukuli dan diperkosa saat masih muda, itu tidak menyenangkan. Tidak ada yang mau hal itu terjadi pada diri Anda. Sejujurnya, saya tidak ingat sejak kapan hal itu dimulai... Ya Tuhan, tak heran saya menjadi seorang pencandu narkoba. Tidak heran saya mejadi sedikit terganggu."

Chester Bennington dan istrinya, Talinda Ann Bentley, memiliki enam anak: Jaime, Yesaya, Draven, Tyler Lee, serta si kembar Lily dan Lila.

Rekannya dalam Linkin Park Mike Shinoda men-tweet bahwa dia sangat terkejut atas kehilangan Chester. "Shocked and heartbroken, but it's true. An official statement will come out as soon as we have one."

Beberapa orang lainnya termasuk Rihanna, Avril Lavigne, dan Nikki Sixx juga mengungkapkan bela sungkawa dalam media sosial mereka.

Album terbaru Linkin Park One More Light telah dirilis Mei 2017 lalu. Kematian Chester Bennington terjadi beberapa hari sebelum band ini memulai tur keliling dunia untuk album terbaru mereka.

Yang ironis, video klip "Talking to Myself" dirilis Kamis 20 Juli 2017 waktu Amerika Serikat, beberapa jam sebelum kematian Chester Bennington dilaporkan. (Azka Faza)***

Baca Juga

Runtuhnya Era Mi Instan di Tiongkok

MI instan telah lama menjadi salah satu makanan favorit di Tiongkok. Mudah dibuat dan murah, selain itu juga bisa disantap sebagai kudapan ringan, atau pilihan terbaik saat lapar. 

Tombol Rudal Nuklir Korea Utara Ada di Meja Kerja Kim Jong-un

PYONGYANG, (PR).- Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menyatakan, kekuatan nuklir negaranya sudah lengkap. Dia juga menyampaikan bahwa tombol peluncuran nuklir akan selalu berada di daerah yang dapat dengan mudah diakses.