Kebakaran Hutan Tewaskan 62 Orang, Portugal Minta Bantuan Asing

Kebakaran Hutan Portugal/REUTERS

LISBON, (PR).- Jumlah korban tewas kebakaran hutan terparah di Portugal terus bertambah. Seperti dilaporkan Yahoo News, Senin, 19 Juni 2017, saat ini jumlah korban tewas menjadi 62 orang dan puluhan lainnya terluka. Jumlah korban meninggal masih bisa bertambah.

Tingginya jumlah korban jiwa ini telah membuat banyak warga mengecam otoritas Portugal yang dinilai tak becus menangani kebakaran hutan. Portugal sendiri mengaku kewalahaan dengan kebakaran yang melanda hutan mereka di kawasan Pedrogao Grande, sekira 150 kilometer sebelah timur kota Lisbon.

Usai dikritik massa, otoritas Portugal pada Senin, 19 Juni 2017, mengerahkan lebih dari 2.000 petugas damkar untuk memadamkan si jago merah.

Selain itu, Portugal juga meminta bantuan pihak asing untuk mengerahkan pesawat-pesawat pemadam api. Dalam hal ini, Spanyol, Prancis dan Italia telah mengirimkan pesawat tersebut untuk membantu memadamkan api di hutan Portugal.

"Pesawat-pesawat itu tiba di Portugal sebagai bagian dari kerja sama dengan Uni Eropa," demikian pejabat Portugal menjelaskan, seperti dilaporkann Yahoo News, Senin.

Sementara itu, dilansir BBC, sebagian besar korban tewas saat berusaha meloloskan diri dengan mobil keluar dari kawasan kebakaran di wilayah Pedrogao Grande, 50 km tenggara Coimbra.
Perdana Menteri Portugal, Antonio Costa mengatakan bahwa kebakaran hutan di negaranya merupakan tragedi yang mengerikan. Dia juga mengatakan bahwa jumlah korban tewas bisa jadi meningkat.

Menteri Dalam Negeri Portugal, Jorge Gomes sebelumnya mengatakan bahwa tiga orang meninggal akibat menghirup asap dan 16 meninggal di dalam mobil mereka di jalanan yang menghubungkan Figueiro dos Vinhos dengan Castanheira de Pera. Rumah-rumah di daerah tersebut juga terbakar hebat.

Belum diketahui apa yang menyebabkan kebakaran itu. Namun, dilansir Yahoo News, musim panas kali ini di Portugal cukup ekstrem. Suhu mencapai 40 derajat celcius. Selain itu, angin juga sangat kencang yang menyebabkan si jago merah dengan cepat meluas.

Apalagi, berdasarkan data statistik, 35 persen kawasan Portugal ditutupi hutan. Ini juga menyebabkan industri bahan pembuat kertas berkontribusi terhadap pemasukan negara. Data Yahoo News menyebutkan, tiga persen pendapatan kotor Portugal didapat dari industri bubur kertas.***

Baca Juga