Kolomnis

  • T Bachtiar

    Anggota Masyarakat Geografi Indonesia dan Kelompok Riset Cekungan Bandung
  • Batukaras

    KARS dalam bahasa Indonesia diserap dari bahasa Inggris karst, untuk menggambarkan bentang alam di daerah batu gamping atau dolomit. Di atmosfer dan di dalam tanah terjadi kontak antara air meteorik atau air hujan dengan karbon dioksida menjadi asam, yang dapat melarutkan batu gamping. Bentukan-bentukan hasil pelarutan itu dapat berupa celah, rongga, ceruk, goa, sampai goa atau sungai bawah tanah yang besar.

  • Kopi

    KATA kopi, sudah masuk dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pengguna bahasa Indonesia tidak pernah ribut dengan kata kopi. Padahal, bila melihat asal-usulnya, tumbuhan kopi bukanlah asli Indonesia. Kopi masuk ke Indonesia melalui pemerintah kolonial. Indonesia pernah dijajah oleh Belanda, Prancis, dan Ingris, yang dalam bahasa ketiga penjajah itu tak ada satu pun yang menulis kopi. Dalam bahasa Belanda ditulis koffie, dalam bahasa Prancis ditulis café, dan dalam bahasa Inggris ditulis coffee.

  • Bila Pasokan Sembako Terputus

    MOGOK berjamaah para sopir angkutan kota (angkot) dan sopir taksi di Kota Bandung, diikuti oleh para sopir angkot dari luar Kota Bandung yang rutenya masuk ke Kota Bandung, seperti dari Soreng, Banjaran, Majalaya, Lembang, Cimahi, dan Ujungberung. Selama satu hari penuh, Kamis, 9 Maret 2017, di jalanan Kota Bandung tak ada angkot yang menarik penumpang. Mereka berdiam di garasi, di pinggir jalan, atau diparkir di terminal. Walau demo sudah berakhir, tak ada satu pun angkot yang berani jalan.

  • Media Sosial

    MEDIA sosial dirancang dengan tujuan baik, agar orang-orang di berbagai belahan dunia dapat terhubungkan. Seperti pisau, perkakas ini dibuat tidak untuk menusuk atau membunuh orang lain, tetapi dibuat dengan niat yang baik untuk memudahkan manusia mengerat atau memotong kebutuhan hidupnya. Namun, perkakas yang tajam itu dapat digunakan untuk tujuan yang tidak terpuji dan menghilangkan nyawa orang lain.

  • Waluran

    SEKITAR 66 kilometer dari Kota Sukabumi ke arah selatan, ada nama geografi Waluran. Di Jawa Timur pun terdapat kawasan konservasi Baluran. Perubahan pengucapan dari W ke B, atau sebaliknya, sudah lazim terjadi, seperti perubahan dari wastu menjadi batu, atau dari waringin menjadi baringin.

  • BAB di Alam Terbuka

    INILAH bahasan tentang hal yang sering disebut jorok, tapi harus disampaikan karena penting. Sesungguhnya alamiah bila seseorang ingin buang air besar (BAB). Tidak terkecuali pada saat di alam bebas. 

  • Kembali ke Alunalun Bandung

    DALAM Peta Kota Bandung yang diterbitkan tahun 1933, ditulis dengan sangat jelas Oost Aloenaloen, Alunalun Timur, Alunalun Barat, dan Alunalun Selatan. Pemerintah kolonial saat itu sudah membuat rencana besar jantung Kota Bandung yang akan terus berdenyut memompa darah spirit sebagai warga Kota Bandung yang penuh damai, riang, kreatif, sehingga warganya terus mencipta, terus berkarya, yang menjalar ke ke berbagai sudut kota.

  • Gunung Ijen

    DINI hari, rombongan-rombongan kecil itu sudah mulai meninggal Paltuding, ketika suhu di lembah di kaki Gunung Ijen itu sangat dingin. Rupanya dorongan untuk menyaksikan api biru dari dekat telah mengalahkan rasa kantuk dan dingin. Memang, atraksi alami api biru di dasar kawah Gunung Ijen itu sedang menyedot minat banyak kalangan.

  • Pangandaran

    WISATA di Kabupaten Pangandaran itu seperti pasar yang menyediakan banyak pilihan wisata, seperti wisata pantai, wisata gua, dan aliran sungai, yang menyuguhkan banyak daya tarik. Beragamannya atraksi wisata alam semakin memperkuat daya tarik. Atraksi utama wisata Pangandaran masih tetap, pantai yang aman untuk berenang, karena terlindung oleh kawasan konservasi Pananjung seluas 532 hektare. Ombak di pantai selatan Pulau Jawa yang terkenal dengan hantamannya yang kuat, energinya nyaris dihabiskan saat menghantam sisi selatan Pulau Pananjung.

  • Wisata Berbasis Masyarakat

    KENDARAAN melaju di jalanan yang membentang timur-barat antara Pangandaran–Pananjung. Wilayah yang datar selebar rata-rata 4 kilometer itu merupakan endapan permukaan yang berupa lumpur, pasir, dan kerikil. Wilayah inilah yang oleh warga ditanami kelapa, dijadikan kebun, dan menjadi perkampungan.

    Pariwisata berbasis warga masyarakat di Kabupaten Pangandaran terus bangkit, sehingga perlu mendapat dukungan semua pihak termasuk dari pemerintah. Dukungan menyeluruh itu amat penting karena dampak ekonomi pariwisata itu dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

  • Cikawao

    PERTAMA kali ke Bandung tahun 1974, baru ada satu rumah makan di Jalan Cikawao, yaitu Rumah Makan Cikawao. Ada beberapa jajar meja panjang yang lebar, di atasnya dipenuhi berbagai masakan, di antaranya ada pepes ikan, goreng ikan mas, babat, gepuk, pais peda, sambal, dan lalaban. Di samping meja, ada dua bangku panjang yang terbuat dari satu bilah papan yang dipasangi kaki di kedua sisi dan bagian tengahnya. Yang datang ke sini saat itu memang orang-orang yang bertujuan untuk makan, langsung duduk memanjang berhadapan.

  • Pantai Sawarna

    OMBAK yang pecah menghantam Pantai Sawarna, merupakan atraksi kolosal yang tak memboskan. Wisatawan yang datang ke pantai yang jaraknya 150 km. dari Kota Serang, atau 45 km. dari Kota Palabuanratu ini pada umumnya mendapatkan informasi dan rekomendasi dari teman atau saudaranya.