Kolomnis

  • Eko Noer Kristiyanto

    Bobotoh Persib, peneliti hukum olah raga dan hukum tata negara Kementerian Hukum dan HAM, kolomnis Pikiran Rakyat
  • Persib dan Kesejahteraan Ramadan

    Dalam konteks welfare state, negara berkewajiban menjamin ketersediaan akses menuju kesejahteraan bagi warga negaranya. Upaya negara untuk mewujudkan kesejahteraan umum dilakukan mencakup berbagai bidang kehidupan dalam perspektif dan dimensi yang luas. Salah satunya adalah menjamin kegiatan-kegiatan yang merangsang geliat ekonomi masyarakat, termasuk terselenggaranya suatu pertandingan sepak bola profesional.

  • Perdamaian Viking-Jakmania

    UPAYA perdamaian antara suporter Persija dan suporter Persib bukannya tidak pernah dilakukan. Islah dan deklarasi damai pernah terjadi pada 2014 lalu, meski hanya berumur sekitar 1 bulan. Deklarasi yang digelar April di Bogor dianggap tak berlaku setelah api kembali terpantik pada bulan Mei usai rombongan Jakmania yang hendak menuju Bandung guna menyaksikan laga Persib vs Persija dipukul mundur oleh aparat keamanan di area Tol Cikampek.

  • Kedaulatan Bobotoh

    Dalam konteks sepak bola, suporter dan medialah yang dapat mengambil peran sebagai pressure group namun tidak semua suporter dapat melakukannya. Begitupun dengan media. Apa yang dilakukan bobotoh Persib di Stadion Patriot, Kota Bekasi, 4 Juni 2017 lalu seakan mengambil kembali ”mandat” yang telah mereka berikan.

  • Bobotoh "Jalur Gaza"

    SENGAJA penulis memberi tanda kutip pada tulisan jalur gaza yang menjadi judul tulisan ini, agar pembaca tak mengartikannya sebagai jalur Gaza, di mana sering terjadi konflik antara tentara Israel dan militan Palestina. Istilah jalur Gaza dalam dalam konteks tulisan ini merujuk kepada daerah-daerah perbatasan antara DKI Jakarta dan Jawa Barat yang memiliki basis suporter Persib dan suporter Persija sama banyaknya dan cukup berimbang. 

  • Rasa Memiliki Persib

    TUDINGAN bahwa pemain Persib bermasalah dengan sense of belonging alias rasa memiliki kembali menyeruak usai kegagalan menekuk PBFC di GBLA pekan lalu. Para bobotoh mulai memetakan loyalitas dan totalitas skuat Djadjang Nurdjaman musim ini. Persoalan “bermain dengan hati” rutin menjadi pembicaraan di kalangan bobotoh setiap musimnya. Mulai ketika Persib diisi pemain-pemain luar binaan Kota Bandung usai menjuarai Ligina I 1995 dan mulai mereda usai Persib kembali menjadi kampiun pada 2014 lalu.

  • Bus Persib

    SEHARUSNYA PT PBB melakukan launching bus baru Persib pada hari jumat lalu, namun acara tersebut batal, dan sialnya pembatalan itu mendadak tidak diberitakan oleh media, sehingga para bobotoh yang terlanjur datang ke lokasi bus di tanjungsari harus kembali pulang, termasuk penulis.

  • Pungli Lalajo Persib

    PUNGUTAN liar alias pungli, itulah salah satu penyakit akut yang sulit diobati di negeri ini. Eksistensinya bahkan tengah booming menyusul kasus kerusuhan di rutan Pekanbaru yang berujung kaburnya ratusan warga binaan. Pungli disinyalir masih marak di banyak lapas dan rutan seluruh Indonesia, dan berpotensi memicu konflik kerusuhan. Tak hanya Kementerian Hukum dan HAM yang gerah dengan pungli di lingkungannya. Ternyata pungli ada di mana-mana, bahkan saat kita akan menonton sepak bola secara langsung ke stadion.

  • Tiket Persib

    DALAM konteks sepak bola Indonesia, mungkin hanya di Bandung antrean manusia memburu tiket sudah dimulai sejak pukul 2 dini hari. Animo itu pula yang ternyata berimbas negatif dan banyak dimanfaatkan sekelompok orang untuk mengeruk keuntungan. Pendek kata, lingkaran setan terkait mafia penguasaan dan peredaran tiket Persib mengerucut kepada satu nama: calo!