Kolomnis

  • Deddy Mulyana

    Anggota Dewan Redaksi HU Pikiran Rakyat dan ­guru besar Fikom Unpad.
  • Komunikasi Pariwisata

    Johnson Johnrose dalam pertemuan puncak Asosiasi Pariwisata di Curacao (2002) menganalogikan pariwisata dengan telur ayam, produk istimewa yang harus selalu ada dan baik meski tak lebih baik dari telur ikan. Padahal, ayam bertelur sehari satu, sedangkan ikan bertelur ribuan sekali waktu. 

  • Terpenjara Masa Lalu

    Fenomena reuni semakin marak terutama sejak munculnya media sosial, khususnya Facebook dan WhatsApp (WA), yang menghubungkan kita dengan teman-teman lama. Selama satu dekade terakhir, setiap tahun, ratusan informasi dan foto reuni yang diselenggarakan berbagai komunitas di Jawa Barat sering dimuat rubrik "Peristiwa dalam Gambar" dan "Info Kita" Pikiran Rakyat. Peristiwa ini kadang disebut Tepang Sono, Temu Kangen, Silaturahmi, dan seusai Lebaran juga disebut Halalbihalal. PR edisi 25 Juli, 5 dan 16 Agustus lalu masing-masing memuat 3, 5, dan 6 butir informasi tentang reuni berbagai angkatan dan tingkatan lembaga pendidikan. Tahun ini saja, hingga Agustus, suatu angkatan sebuah SMP di Bandung telah melakukan reuni empat kali, termasuk Halalbihalal.

  • "Ihh, Kamu Jahat"

    ”SALAH satu nikmat yang ada dalam surga adalah pesta seks, minta maaf. Karena inilah yang kita tahan-tahan di dunia. Kenikmatan terbesar yang diberikan Allah SWT adalah pesta seks,” begitu sepotong ceramah  Ustaz Syamsuddin Nur Makka dalam program “Islam Itu Indah” yang disiarkan Trans TV pagi hari, belum lama ini, tepatnya Sabtu 15 Juli 2017. Tak lama kemudian netizen protes. Ucapan Ustaz  Syam pun menjadi viral di media sosial. 

  • The Power of Silaturahim

    JUDUL tulisan saya kali ini saya pinjam dari judul buku best-seller karya Aqua Dwipayana, seorang doktor lulusan Universitas Padjadjaran. Sejak terbit tahun lalu, tiras The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi menembus 100.000 eksemplar. Apa rahasianya? Hanya satu kata sebagai jawaban: silaturahim, yang dalam bahasa Indonesia disebut silaturahmi. Aqua yang motivator nasional ini melukiskan lewat karyanya betapa ia telah bersilaturahmi dengan banyak orang di berbagai kota di seluruh Indonesia, bahkan di berbagai negara, selama 11 tahun terakhir. Hasilnya menakjubkan.

  • Ziarah ke Masa Kecil

    Saat Ramadan, terutama menjelang Lebaran, kami bermain lodong, semacam meriam terbuat dari bambu gombong, berbahan karbit yang disulut api sebagai peledaknya. Suaranya menggelegar. Bum. Bum. Bum.

  • Kunang-Kunang di Tanjung Pinang

    ANDAI Raja Ali Haji bangkit dari kubur, ia mungkin akan sulit menyimak obrolan orang-orang Indonesia kini. Perubahan bahasa Melayu (Indonesia) terlalu laju. Begitu banyak kata nonbaku: nyokap, bokap, jomblo, kepo, baper, elo, dsb. Belum lagi seabrek singkatan dan akronim yang membingungkan. 

  • Merambah Jalan Sunyi

    "SUATU jalan bercabang di hutan, dan aku
    Aku mengambil jalan yang jarang dilewati
    Dan itu sungguh jalan yang berbeda"

    Itulah tiga baris terakhir bait ke-4 puisi Robert Frost berjudul “The Road Not Taken.” Puisi itu melukiskan keputusan sang aku untuk mengambil jalan sunyi yang tak setiap orang mau merambahnya.

  • Miskomunikasi Orang Arab

    DI sebuah kota di Malaysia, beberapa pendatang Arab yang tak bisa berbahasa Melayu bermaksud membeli bensin untuk mobil yang mereka kendarai. Seorang dari mereka mengutarakan maksudnya dalam bahasa Arab, namun dijawab oleh pegawai pom bensin dalam bahasa Melayu, karena ia tak bisa berbahasa Arab bahwa bensinnya telah habis terjual. Namun, orang Arab tak mengerti jawaban orang Malaysia itu. Ia ngotot ingin membeli bensin. Menyadari ada kemacetan komunikasi, sang pegawai mencari akal. Akhirnya ia mengucapkan, ”Sadaqallahul azim.” Orang Arab itu akhirnya mengerti. Ia pun tertawa. 

  • Menengok Turki

    ”SEBELUM mati, saya ingin sekali mengunjungi Turki,” ujar Daisy, istri saya, beberapa tahun silam. Sebenarnya, itu keinginan saya juga yang akhirnya terkabul. Saya tahu, Turki, Istanbul khususnya, adalah destinasi wisata populer, bahkan pernah menduduki peringkat satu di dunia. Kepopuleran Turki dan Istanbul bukan hanya karena keindahan alamnya, melainkan juga karena keunikan warisan budaya, khususnya mengenai peradaban Islam.

  • Donald Trump Feminin?

    DONALD Trump baru dilantik menjadi presiden Amerika Serikat. Dalam sejarah demokrasi AS, Trump adalah salah satu presiden terpilih paling kontroversial. Kemenangannya atas Hillary Clinton di luar dugaan banyak orang. Beberapa alasan kemenangan Trump mencakup strategi pemasaran politiknya yang mumpuni, integritas Hillary yang diragukan (skandal e-mail pribadinya), peretasan media AS oleh Rusia atas perintah Presiden Vladimir Putin untuk mendiskreditkan Hillary dan memenangkan Trump, meski yang terakhir ini masih dugaan.

  • Musim Dingin Kehidupan

    PERGANTIAN tahun dan bulan Januari mengingatkan saya akan musim dingin yang melanda Amerika dan Eropa. Musim yang ditandai dengan luruhnya salju. Sebagian menggelantung di pepohonan yang gundul setelah dedaunannya dihempas angin musim gugur. Salju itu mengeras menjadi es saat suhu udara semakin dingin.

    Seorang muslimah Australia, Shifa Mustapha, dalam sebuah kolomnya lebih dari dua dekade lalu, menggunakan musim dingin sebagai metafora untuk usia senja manusia saat fisiknya telah melemah.

  • Komunikasi Politik Antarbudaya

    ”BETAPA menyegarkannya mempunyai ibu negara yang berkelas, cantik, dan bermartabat di Gedung Putih. Saya lelah melihat kera bersepatu hak tinggi,” tulis Pamela Ramsey Taylor, direktur sebuah LSM di kota kecil Clay, West Virginia, lewat Facebook. Hal itu menyusul kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat, pekan sebelumnya. Komentar rasis Pamela disetujui oleh Wali Kota Clay, Beverly Whaling. Pernyataan keduanya menyebar di media sosial dan diprotes lebih dari 120.000 orang.