Kolom

hawesetiawan's picture

Jawara, Juara, Jago

Istilahnya terdengar berdekatan, kandungan artinya tidak berjauhan. Itulah jawara dan juara. Kesamaannya apa? Bedanya di mana? Berubahkah pemakaiannya? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata jawara dan juara mengandung arti yang dapat dipertukarkan. Kamus memang masih menganggap juara sebagai nomina alias kata benda. Namun, para penutur bahasa Indonesia kini sering memakai kata juara sebagai adjektiva alias kata sifat. Itu terlihat dari, misalnya, slogan pemerintah daerah di Jawa Barat, mulai dari “Bandung Juara” hingga “Jabar Juara”. Kita bakal bingung jika terus bertanya, juara dalam urusan apa? Pokoknya, juara. 

karimsuryadi's picture

Mengorupsi Koruptor

SEORANG pelancong yang baru pulang dari Jepang bercerita bagaimana perilaku pasar di Negeri Sakura dalam memperlakukan barang impor dan cara mereka menghargai produk mereka sendiri. Sebuah toko sepatu misalnya, memajang sepatu produk Tiongkok (yang harganya lebih murah) di ruang depan, sementara sepatu buatan Jepang yang lebih mahal dipajang di dalam. Substansinya, penjual tidak menipu pembeli dengan menyamarkan kualitas dan identitas produk. Apa pun keputusan pembeli, lahir dari pertimbangan dan keputusan sadar. Transparansi semacam itulah yang harus diperlihatkan partai politik (parpol) ketika menyodorkan calon anggota legislatif (dan calon pejabat publik lainnya).

ekonoer's picture

Teror Suporter Wajib, Santun Itu Pilihan

Pekan ini saya mendapat pesan dari dua akun Instagram istimewa. Pertama adalah akun @im_bobs, yang merupakan pentolan Creative Division 93 yang dikenal sebagai inisiator aksi-aksi koreografi ala suporter yang kerap mewarnai pertandingan Persib belakangan ini. Pesan yang kedua dari akun @faketaxi, akun ofisial Fake Taxi, perusahaan yang memproduksi film dewasa dengan konsep reality show berupa adegan seksual yang dilakukan penumpang dan pengemudi taxi.

tbachtiar's picture

Teluk Cilauteureun

Di teluk inilah sejak zaman kolonial sudah dibuat dermaga, dan di Santolo dibangun pelabuhan alam sehingga sudah ramai dikunjungi kapal-kapal untuk memuat hasil bumi yang akan langsung dikirim ke Belanda.

Pada 1970, anak-anak masih menyaksikan jajaran patok-patok besi di pantai Teluk Cilauteureun, dan jembatan dan rel lori yang dibangun tahun 1910.

hawesetiawan's picture

Sibuk Cicing

Kalau tidak ke mana-mana, saya sendiri cenderung suka membaca. Membaca buku, buat saya kira, berarti “sibuk cicing”. Ungkapan Sunda yang agak paradoksal ini pertama kali saya dengar dari sahabat saya, Mang Jamal dari Cihideung. “Sibuk” memang tidak harus berarti keluyuran atau hilir mudik. “Cicing” (diam) memang belum tentu berarti tidak berbuat apa-apa. Membaca, sebagaimana berpikir, menulis, atau bermain gawai, adalah kesibukan yang dapat dilakukan sambil duduk, berbaring, atau selonjoran. Membaca buku bisa juga dikatakan sebagai diam tapi juga bepergian, tidak ke mana-mana tapi sebenarnya bertamasya.

karimsuryadi's picture

Pemilih Milenial

Pemilih milenial kian istimewa. Mereka yang baru pertama kali akan menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Presiden 2019 menjadi spesial karena jumlahnya yang banyak (sekitar 30 persen dari jumlah pemilih) dan karakternya yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Tidak mengherankan bila calon presiden dan wakil presiden mengidentifikasi diri sebagai bagian dari, dan memperkuat komposisi tim pemenangannya dengan, sosok yang dekat dengan kaum milenial.

ekonoer's picture

Pesepak Bola Negeri Sipil

Begitu pun sebaliknya, sulit untuk menyebut seseorang sebagai ASN profesional ketika dirinya masih berstatus sebagai pemain sepak bola yang bermain di klub profesional. Namun jangan lupakan, bahwa kita bicara tentang orang Indonesia dengan segala kultur dan persepsi masyarakatnya. Maka jangan heran jika esok nanti masih akan kita temui, seorang pesepak bola dengan kontrak milliaran rupiah beserta segala hak ekslusif dan fasilitas yang melekat, masih ingin “nyambi” sebagai PNS dengan gaji jutaan rupiah saja. Kok mau yah? Bisa jadi si pemain akan kesulitan menjawab secara rasional dan logis, mungkin dia hanya menjawab “yang penting jadi PNS”.

tbachtiar's picture

Waspada Ikan Mati di Saguling

Dengan curah hujan per tahunnya yang mencapai 2,6 miliar meter kubik, air akan masuk ke Citarum bersama zat pencemarnya, termasuk yang datang dari anak-anak sungi yang keadaannya sudah tercemar pula. Semauanya terkumpul di Danau Saguling. 

hawesetiawan's picture

Tafsir Kesedihan

Hidup ini hanya sementara. Akan datang saatnya maut berkunjung, membangunkan kita dari alam mimpi yang kita sebut dunia fana. Semua manusia hanya menunggu giliran hingga akhirnya ajal menjemput.

karimsuryadi's picture

Lawan Tanding

SENTUHAN art and science membuka selubung keanggunan budaya Indonesia yang kerap tampil tersipu. Dalam balutan seni yang canggih, kecantikan budaya Indonesia tampak kian menonjol. Tari Saman yang disuguhkan secara kolosal misalnya, bukan hanya indah, namun sarat makna dan nilai.

Hal terakhir, menjadi kekuatan ragam pesona yang ditampilkan para seniman Indonesia dalam acara pembukaan dan penutupan Asian Games 2018, sekaligus pilihan jalan modernitas. Bahwa untuk menjadi modern, bangsa kita tidak perlu meniru atau menjadi bangsa lain,

ekonoer's picture

Prasangka Olah Raga

Kecurangan tak harus dilakukan secara vulgar. Berbagai keuntungan ataupun situasi yang dianggap dapat menguntungkan salah satu pihak tertentu juga bisa disinyalir sebagai bentuk kecurangan. Salah satu hal yang dianggap rentan bergelimang keuntungan adalah status sebagai tuan rumah, dalam konteks apapun.

tbachtiar's picture

Waspada Longsor

Pada musim kemarau tahun ini, semakin terasa bahwa kehancuran hutan dan lingkungan sudah menunjukkan bukti dengan segala akibatnya. Secara alami, Jawa Barat sangat memungkinkan banyak dilanda longsor yang disebabkan faktor geologi, geomorfologi, dan curah hujan.