Kolom

hawesetiawan's picture

Tahun Ajaran Bola

Jonathan Bauman membuat kami terpana pada menit ke-28. Ia tidak menyia-nyiakan umpan menawan dari Bojan Malisic. Gol! “Sejumlah gol Persib tercipta di sekitar menit ke-35,” komentar Pak Dian. Sayang sekali, gol Persib tidak bertambah pada menit-menit berikutnya. Malahan di babak kedua, penampilan Persib terasa mematikan selera. Sedikitnya dua striker di depan sana tidak sampai efektif. Betapapun, Mario Gomez rupanya menangkap psikologi bobotoh. Banyak atau sedikit gol, yang penting menang. Kalaupun hanya mencetak setengah gol, kasarnya, tak mengapa, asalkan terbilang menang. Tentu, sedapat mungkin, kemenangan itu diraih dengan cara yang baik, dengan permainan yang cantik.

karimsuryadi's picture

Sistem Zonasi

PENERAPAN sistem zonasi dalam penerimaan peserkta didik (saya lebih suka memakai kata murid yang berarti mereka yang memiliki kehendak) baru terkesan prematur. Kesan ini muncul bukan hanya terkait keresahan tahunan orangtua murid yang terus berulang, tetapi juga menyangkut disparitas dalam kualitas sekolah.

Sistem zonasi yang secara konsep bagus, ketika diterapkan malah menimbulkan kerepotan baru. Penerapan model ini tidak semulus di beberapa negara lain karena tidak ditunjang kondisi yang menjadi prasyaratnya.

ekonoer's picture

Bandung dan Sepak Bola 1990-an

Kenangan selalu ada dan tak pernah menjadi tampak buruk ketika kita bicara sepak bola di masa lalu, era ketika belum ada gawai canggih. Tulisan ini bermaksud membawa kita sejenak melewati lorong waktu menuju gegap gempita sepak bola yang dinikmati barudak Bandung dengan cara bersahaja dan sederhana, era terakhir menjelang milenium baru. Ini tentang sepak bola tahun 1990-an di Kota Bandung.

tbachtiar's picture

Sumber Penamaan Warna Khas Sunda

ANAK-anak di Kecmatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, sampai tahun 1971, mereka mengetahui mana warna hijau (hejo) dan mana warna biru (biru/bulao). Tapi dalam pengucapan, mereka selalu saja keliru dalam menyebutkan warna biru/bulao. Anak-anak di sana selalu menyebutkan héjo (hijau), untuk benda yang berwarna biru. Bagi anak-anak saat itu, antara biru dan hijau adalah warna yang paling banyak dan paling sering, atau bahkan dilihat selamanya.

hawesetiawan's picture

Hutan dari Tuhan

Sering terjadi, terutama hari-hari ini, ketika saya merasa senang di dalam hutan, pada saat yang sama juga merasa bakal segera kehilangan hutan. Campur tangan manusia rupanya sudah merasuk begitu jauh. Gaya hidup orang kota, khususnya dari kalangan yang berkelebihan, rupanya sedang diangkut ke dalam hutan. Saya selalu meyakini bahwa hutan tercipta dari kebaikan Tuhan. Manusia tidak patut menjamahnya secara
sembarangan, dan harus mengetahui cara yang baik untuk bersilaturahmi dengannya.

karimsuryadi's picture

(Bukan) Bangsa Pesorak

Puncak kebingungan kita dalam mengelola sepak bola adalah ketika harus membentuk timnas. Ironis, bangsa besar dengan 250 juta jiwa belum bisa melahirkan  11 pemain hebat. Kita kalah telak oleh Islandia yang berpenduduk kurang dari 400.000 jiwa tapi bisa menembus Piala Dunia 2018.

Kita pun tak bisa meniru Jepang, bangsa yang umumnya berpenduduk pendek namun bisa menyiapkan sebelas pemain  jangkung lengkap dengan teknik bermain bola yang mumpuni. Kini saatnya kita putus rantai kebingungan itu. Berhentilah hanya jadi pesorak.  Akhiri kebiasaan menjiplak, termasuk menjiplak sesuatu yang populer dan sedang menjadi trend, sebab bisa jadi kekuatan kita bukan di sana. 

ekonoer's picture

Suporter dan Lokalisasi

Pernah mendengar slogan “sex, beer, and football”? Itu adalah plesetan dari slogan legendaris “sex, drugs, rock and roll” milik anak muda hedonis yang dimulai tahun 1970-an. Dalam konteks sepak bola, minat utamanya tentu sepak bola, budaya mabuknya pun dibuat sedikit bermoral dan wajar. Namun, satu kata yang tak mengalami perubahan yaitu seks.

tbachtiar's picture

Situ Gunung, Kawah Gunung Api Maar

Situ Gunung merupakan kawah gunung api maar. Menurut Sutikno Bronto, maar adalah gunung api yang memotong batuan dasar di bawah muka air tanah dan membentuk kerucut berpenampang landai. Situ Gunung bukan hanya memiliki pesona yang luar biasa, danau itu merupakan kawah gunung api maar sehingga sangat baik untuk menjadi lokasi studi lapangan.

hawesetiawan's picture

Membawa Bola

UNGKAPAN “membawa bola” saya pungut dari ingatan. Pada dasawarsa 1970-an, sewaktu saya masih anak-anak, salah satu bintang Argentina adalah Mario Kempes. Dialah pahlawan Piala Dunia 1978, pernah datang ke Indonesia melatih Pelita Jaya pada 1990-an. Suara reporter TVRI masih terngiang-ngiang sampai sekarang: “Mario Kempes membawa bola...”

Televisi, kedai kopi, juga media sosial, membawa bola ke dalam percakapan. Orang terjangkit demam bola, dan memperbincangkan bola dengan kefasihan yang menakjubkan. Kaitan percakapan bisa merambah ke mana-mana, dari olahraga hingga budaya.

karimsuryadi's picture

Pilkada ala Robin Hood

Bergugurannya calon yang juga petahana, atau yang memiliki ikatan kekerabatan dengan petahana, unggulnya calon yang berstatus tersangka, hingga kemenangan kotak kosong adalah tiga dari sekian kejadian yang menarik untuk dicermati. Tiga kejadian itu, paling tidak, mengirimkan dua pesan.

Sementara itu, untuk tujuan politik, dalil “berkorban demi membela kepentingan rakyat” bisa menjadi dalih untuk membenarkan tindakan yang salah.

ekonoer's picture

Problematika Lapang Bola

BANYAK cerita yang mengiringi laga Persib dan persija tadi malam, salah satunya terkait lapang yang digunakan untuk menggelar pertandingan. Lapang PTIK (Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian) akhirnya di pilih panpel persija untuk menunaikan kewajiban terkait dua laga beresiko yang tertunda yaitu menjamu Persib dan Persebaya. Sebenarnya bukan kali ini pertandingan yang dianggap beresiko dimainkan di lapang milik otoritas bersenjata. Terlepas dari alasan kemanan namun memang kenyataannya korps bersenjatalah yang serius mengelola lapang, alasannya bisa jadi karena kebutuhan fasilitas terkait kesamaptaan dan jasmani anggota.

tbachtiar's picture

Warna Khas Sunda dalam Pantun

Berbeda dengan warna khas Sunda dalam naskah kuna, warna dalam carita pantun lebih beraneka warna, dan sudah banyak menyebutkan warna yang dikenal saat ini. Warna-warna yang terdapat dalam lima carita pantun tersebut adalah hideung (hitam), beureum (merah), bodas (putih), konéng (kuning), kayas (merah muda), dan héjo (hijau). Dari kelima cerita pantun, tak satu cerita pun yang menyebutkan warna biru.