Pemkab Bekasi Buka 365 Formasi CPNS

DAFTAR formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil pada Pemerintah Kabupaten Bekasi.*

CIKARANG, (PR).- Pemerintah Kabupaten Bekasi membuka 365 formasi pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Sebanyak 208 formasi di antaranya disiapkan bagi para tenaga honorer. Meski begitu, banyak honorer yang tidak bisa mendaftar karena terganjal pembatasan usia.

Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Bekasi mencatat, jumlah tersebut terbagi atas 216 formasi khusus serta 149 formasi umum. Mayoritas, lowongan kerja yang dibuka disiapkan bagi tenaga kesehatan dan pendidikan.

“Sebanyak 80 persen di antaranya dibuka bagi tenaga kesehatan dan pendidikan, baik dari formasi khusus maupun umum,” kata Kepala Bidang Penempatan Pegawai dan Pengembangan Aparatur Sipil Negara BKPPD Kabupaten Bekasi, Agus Budiono kepada “PR”, Rabu 19 September 2018.

Formasi khusus yang dibuka terbagi dalam tiga kategori, yakni bagi eks tenaga honorer K-2 sebanyak 208 formasi (155 tenaga pendidik dan 53 tenaga kesehatan); bagi lulusan terbaik (cumlaude) sebanyak 7 formasi; serta penyandang disabilitas untuk pengelola database sebanyak 1 formasi.

Sementara itu, bagi formasi umum, formasi yang disiapkan di antaranya 28 tenaga pendidikan yang dikhususkan bagi guru sekolah dasar, serta 82 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter spesialis, perawat hingga apoteker.

Kemudian, dibuka pula formasi bagi tenaga teknis sebanyak 39 formasi. Jumlah tersebut di antaranya terdiri atas analis angkutan darat (2 formasi), penata laporan keuangan (2), pengendali dampak lingkungan hidup ahli pratama (2), penyuluh sosial ahli pratama (2) hingga teknik tata bangunan dan perumahan (2).

Penerimaan CPNS di Pemkab Bekasi ini dilaksanakan dengan cara seleksi nasional menggunakan sistem Computer Assited Test (CAT) milik Badan Kepegawaian Nasional. “Jadi penerimaannya sama sama seperti CPNS lainnya, digabung,” ucap Agus.

Diungkapkan dia, penerimaan CPNS di Pemkab Bekasi berbeda dengan daerah lain karena dibuka secara rinci formasi yang dibutuhkan. “Jika daerah lain itu gelondongan datanya, Kabupaten Bekasi diperinci sehingga dapat diakses langsung. Namun tetap proses seleksi dilakukan di laman BKN,” ucap dia.

Agus mengatakan, jumlah tersebut sebenarnya berkurang dari formasi awal yang diusulkan Pemkab pada BKN. Sebelumnnya, Pemkab mengajukan penerimaan CPNS sebanyal 377 formasi, namun hanya 365 formasi yang dikabulkan.

“Sebanyak 377 formasi itu dari hasil pengkajian kami, dari banyaknya pegawai yang pensiun serta yang posisi yang memang membutuhkan penambahan pegawai. Namun memang saat ini pemerintah baru menyediakan formasi yang ditinggalkan oleh pegawai lama yang pensiun. Tahun ini ada 350 pegawai yang pensiun, untuk sementara dapat di-cover dari penerimaan ini,” kata Agus.

Dikeluhkan

Meski mayoritas penerimaan CPNS diberikan bagi formasi khusus, Agus mengaku masih banyak menerima keluhan terutama para honorer. Mereka mengeluhkan aturan yang membatasi usia peserta maksimal 35 tahun. Berdasarkan data yang dimiliki BKPPD, saat ini honorer di Pemkab Bekasi berjumlah 3.049 orang.

“Kami memang banyak menerima keluhan tersebut, tapi memang itu sudah menjadi keputusan pusat. Sebenarnya jika dihitung masih banyak honorer yang belum diangkat, ada pula yang sudah bekerja lama tapi tidak bisa ikut seleksi karena usianya sudah lebih dari 35 tahun,” ucap dia.

Sementara itu, Kepala BKPPD Kabupaten Bekasi, Oded Yahya mengatakan, meski membuka penerimaan baru, jumlah pegawai di Pemkab Bekasi belum ideal. Saat ini, ASN di Kabupaten Bekasi berjumlah 12.900 orang. Jumlah itu dipastikan berkurang pada 2019 karena terdapat sediktnya 400 pegawai yang memasuki masa pensiun.

 “Karena sebenarnya jumlah ASN kami itu sempat menyentuh angka 14.000 orang pada dua tahun lalu, namun terus berkurang karena banyak yang pensiun. Maka kami harapkan kekurangan kami saat ini bisa segera diisi,” ucapnya.***

Baca Juga

Jalan Rusak, Persoalan yang Tak Pernah Usai

BUKAN hal mudah sepertinya bagi warga di sejumlah daerah di selatan menemukan aspal. Jalan berbatuan, beton yang mengelupas hingga perbaikan yang hanya setengah jalan, menjadi pemandangan yang setiap hari ditemui.