Kecelakaan di Sukabumi, Bus Masuk Jurang Tewaskan 10 Wisatawan

Ilustrasi/CANVA

SUKABUMI, (PR).- Sebanyak 10 orang wisatawan yang merupakan karyawan dealer motor Honda PT Catur Putra Grup Bogor meninggal dunia akibat minibus yang ditumpangi mereka terjun ke jurang sedalam 25 meter di Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu, 8 September 2018.

"Anggota kami saat ini masih membantu proses evakuasi korban yang masih berada di dalam jurang," kata Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Pajri di Sukabumi, Sabtu, 8 September 2018, seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Informasi yang dihimpun dari pihak aparat keamanan jumlah korban meninggal dunia saat ini mencapai 10 orang, luka berat tujuh orang dan luka ringan 13 orang dan empat orang lainnya masih terjebak dalam bangkai bus bernomor polisi B-7025-SAG di dalam jurang.

Rencananya rombongan ini hendak berwisata arung jeram di wilayah Kecamatan Cikidang. Karyawan perusahaan otomotif tersebut berangkat dari Bogor dengan menggunakan empat minibus.

Namun saat tiba Kampung Bantar Selang, Desa/Kecamata Cikidang bus paling belakang yang mengangkut 31 karyawan dan dua awak bus tertinggal dan diketahui sudah masuk jurang.

Hingga saat ini proses evakuasi masih dilakukan, korban selamat sudah berada di RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan perawatan intensif, dengan kendaraan bak terbuka yang melintas di lokasi. Sementara korban meninggal dunia dibawa ke kamar jenazah rumah sakit tersebut.

"Kami berangkat dari Kemang, Bogor rencananya akan melakukan gathering wisata arung jeram di Cikidang, namun bus yang paling belakang oleng saat konvoi, dan langsung masuk ke dalam jurang," kata rekan korban yang berbeda bus, Beni kepada wartawan, di Sukabumi.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kecelakaan maut tersebut.***

Baca Juga

Kebakaran Hutan Gunung Ciremai Belum Dapat Dipadamkan

KUNINGAN, (PR).- Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Agus Mauludin menyebutkan sudah tiga hari kawasan hutan Taman Nasional Gunung Ciremai terbakar dan api belum dapat dipadamkan.