Tiga Pejabat Eksekutif Ajukan Pensiun Dini untuk Maju di Pileg 2019

Ilustrasi/HARRY SURJANA/PR

KARAWANG, (PR).- Dua pejabat eselon III dan seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang memilih beralih bakti menjadi pejabat legialatif. Mereka mendaftar sebagai calon anggota legislatif periode 2019 - 2024.

Guna keperluan tersebut, tiga pejabat eksekutif itu rela mengundurkan diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) lebih awal. Mereka adalah Asep Cece Juhandi (Camat Telukjambe Timur), Saryadi (Camat Kutawaluya), dan Asep Hidayat Lukman (Dirut RSUD Karawang). Kedua camat mendaftar sebagai calon anggota DPRD melalui Partai Demokrat. Sementara Dirut RSUD, Asep Hidayat Lukman, mendaftar sebagai calon anggota DPR RI melalui Partai Amanat Nasional (PAN).

Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, membenarkan ada ASN di lingkungan kerjanya yang memilih berkiprah di bidang politik. "Mereka telah mengajukan pensiun dini. Suratnya sudah kami terima dan telah diteruskan ke Kemandagri dan Badan Kepegawaian Nasional," ujar Cellica seuasai memimpin upacara peringatan Kemerdekaan RI ke-73 tingkat Kabupaten Karawang, di Lapang Karangpawitan, Jumat 17 Agustus 2018.

Disebutkan, surat pengunduran diri ke tiga pejabat itu telah diterimanya sejak satu bulan lalu. Namun, mereka baru akan dibebastugaskan dari jabatannya, setah namanya tercantum dalam daftar calon tetap (DCT) anggota legislatif. Saat itu pula, hak-haknya sebagai ASN akan hilang. Disebutkan juga, guna mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan mereka akan dipercayakan kepada pelaksana tugas atau Plt. Sementara, penetapan pejabat definitifnya kemungkinan akan dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan mutasi para pejabat eselon II hinga IV.

Mutasi

Dijelaskan pula, dalam pelaksanaan mutasi nanti, ada beberapa pejabat eselon III yang promosi naik ke eselon II. Namun,  sebelumnya mereka harus mengikuti seleksi yang digelar secara terbuka. "Ada enam camat yang mengikuti seleksi naik jabatan," kata Cellica.

Keenam camat itu adalah Camat Pedes Asep Supriatna, Camat Klari Mamat Rachmat, Camat Tempuran Suwandi, Camat Cikampek Syueb Sulaeman, Camat Ciampel Agus Sigiona, dan Camat Rengasdengklok Asep Wahyu Suherman. Mereka memperebutkan jabatan Staf Ahli Bupati dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). "Hasil seleksi akan diumumkan 21 Agustus 2018," katanya.***

Baca Juga

Limbah Medis RS Budi Asih Diangkut Kendaraan Tertutup

KARAWANG, (PR).- Limbah rumah sakit yang dibuang ke kawasan hutan mangrove, Desa Pusakajaya Utara, Kecamatan Cilebar, mulai diangkut sejumlah kedaraan tertutup, Selasa 11 September 2018.

Hanya Demi KTP, Warga Karawang Harus Antre Sejak Subuh

KARAWANG, (PR).- Pemerintah Kabupaten Karawang mengaku kewalahan melayani masyarakat yang mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat.

Limbah Rumah Sakit Ditemukan Menumpuk di Kawasan Hutan Mangrove

KARAWANG, (PR).- Sedikitnya 500 Kg limbah rumah sakit yang diduga mengandung bahan beracun berbahaya (B3) dibuang begitu saja di kawasan hutan mangrove Dusun Kepuh, Desa Pusakajaya Utara, Kecamatan Cilebar, Minggu 9 September 2018.