Serunya Perlombaan Permainan Tradisional di Hari Jadi Kabupaten Bekasi yang Layak Anak

Hari Jadi Kabupaten Bekasi/TOMMI ANDRIYANDY/PR

KECERIAAN tergambar di wajah ratusan siswa sekolah dasar yang turut serta memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Bekasi di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu 15 Agustus 2018.

Tak salah sepertinya Kabupaten Bekasi dinobatkan sebagai Kabupaten Layak Anak karena mereka begitu diberi ruang untuk berkreasi bagi daerahnya.

Gelak tawa dan canda terpampang dari wajah para generasi penerus ini saat mengikuti Festival Permainan Tradisional 2018. Festival ini menjadi kegiatan wajib dalam setiap perayaan Hari Jadi Kabupaten Bekasi.

“Menjadi hal wajib bagi kita semua untuk mengenalkan permainan tradisional kepada anak-anak kita. Jangan hanya memilih gadget tapi sesungguhnya permainan tradisional ini lebih baik, soalnya dapat merangsang kecerdasan anak kita,” kata Bupati Neneng Hasanah Yasin sesaat setelah membuka festival.

Menurut Neneng Hasanah Yasin, saat ini Kabupaten Bekasi tengah fokus dalam pembangunan agar dapat menyeimbangkan dengan perkembangan zaman. Namun di sisi lain, perkembangan zaman bukan berarti menhilangkan kebudayaan.

“Kita majukan perekomian rakyat, tapi kita juga tidak boleh hilangkan budaya lokal dan tradisional yang ada di Kabupaten Bekasi. Ini poin besarnya. Terlebih kita kan dinobatkan sebagai Kabupaten Layak Anak, maka dari itu kita harus membuktikan bahwa Kabupaten Bekasi memang layak,”ucapnya.

Pada festiva kali ini, sejumlah permainan tradisional dipertandingkan, di antaranya engrang bambu, gasingan, engklek, dampu, rorodan, bedil-bedilan, gatrik dan prepet jengkol. Setiap pertandingan diikuti peserta dari sekolah dasar yang mewakili setiap kecamatan.

Mereka beradu kecepatan, berkompetisi, berjuang  until menjadi yang terbaik. Lebih dari itu, mereka merasakan betapa menyenangkannya permainan tradisional.

“Suka main gasingan tapi jarang karena susah carinya. Terus karena jarang main jadi susah juga mainnya.Tapi pas dicobain seru juga, bisa muter gitu,” kata Mimi, salah seorang peserta perlombaan gasingan. Hanya saja, Mimi kalah pada pertandingan tersebut.

Selain Festival Permainan Tradisional, digelar pula serangkaian kegiatan lain pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi, di antaranya pagelaran seni dan budaya serta parade kreatvitas anak.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Neneng Hasanah Yasin memberikan penghargaan kepada sejumlah kalangan atas pengabdiannya terhadap Kabupaten Bekasi di segala bidang. Penghargaan diberikan kepada guru teladan, siswa teladan, kalangan tenaga medis, pengusaha hingga aktivis sosial.

Selain itu, dilakukan penandatanganan sejumalh proyek strategis yang berhasil dibangun tahun ini, di antaranya sekolah, gedung pusat data, hingga rumah rakit.***

You voted 'tidak peduli'.

Baca Juga

Kloter Pertama Jemaah Haji Jabar Tiba di Tanah Air

BEKASI, (PR). - Kloter Pertama jemaah haji Jawa Barat telah tiba di Tanah Air pada Selasa dini hari 28 Agustus 2018. Para jemaah haji asal Kabupaten Sumedang ini berjumlah 410 orang.