Tol Cipali Diprediksi Padat Lagi Akhir Pekan Ini, 31 Persen Pemudik Belum Kembali

Foto udara kemacetan ruas Tol Jakarta-Cikampek di kilometer 66 yang masuk kawasan Karawang, Selasa 19 Juni 2018/ANTARA

SUBANG, (PR).- Meski dalam dua hari terakhir, hingga Jumat 22 Juni 2018 siang, arus balik Lebaran yang melintas jalan Tol Cikopo-Palimanan mulai berkurang, data menunjukkan bahwa masih ada sekitar 31 persen pemudik yang belum kembali menuju Jakarta dan sekitarnya.

Mereka diprediksi akan kembali akhir pekan ini sehingga kemungkinan arus balik akan melonjak lagi. Antisipasi pun sudah disiapkan PT Lintas Marga Sedaya selaku pengelola Tol Cipali di antaranya menerapkan arus lalu lintas searah bila arus terjadi kepadatan. Hal itu akan dilakukan dengan berkoordinasi bersama kepolisian.

Demikian dikatakan General Manager Operational PT Lintas Marga Sedaya, Suyitno, Jumat 22 Juni 2018.

"Volume arus balik H+6 pagi masih terlihat lengang, seperti hari kemarin, biasanya arus balik mulai ramai pada siang hari. Namun, kepadatan kendaraan yang melintas masih tergolong lancar dan terkendali. Sesuai data, kami mencatat pemudik yang melintas di tol Cipali ke arah Jakarta, baru 69 persen dibanding arus mudik. Jadi, diperkirakan masih ada sekitar 31 persen lagi yang belum kembali ke Jakarta. Angka itu belum termasuk pemudik ke arah Jakarta yang tidak tercatat sebelumnya karena menggunakan jalur alternatif selama penerapan arus searah," ujarnya.

Suyitno menyatakan, arus balik yang sudah melewati gerbang tol Palimanan Utama mulai periode H+2 hingga H+5 sebanyak 365.175 kendaraan atau 69,04 persen dari total arus mudik yaitu 528.957 kendaraan.

Sementara rata-rata kendaraan yang melintas ke arah Jakarta, Jumat 22 Juni 2018 hingga siang menurun menjadi 2.688 unit per jam dan ke arah sebaliknya, 533 kendaraan per jam.

"Prediksi kami, lalu lintas arus balik masih akan tinggi sampai H+8, hari Minggu nanti," katanya.

Suyitno mengatakan, apabila distribusi arus balik kendaraan pemudik bisa merata di waktu tersisa hingga akhir pekan, di jalur tol Cipali akan terlihat pergerakan lalu lintas yang padat dan lancar. Namun sebaliknya, bila pemudik kembali pada hari dan waktu bersamaan pada rentang waktu Jumat-Sabtu-Minggu, dipastikan akan terjadi lonjakan signifikan sehingga lalu lintas di tol Cipali menjadi padat.

"Sesuai hasil koordinasi dengan kepolisian, kemungkinan besar, bila arus lalu lintas padat, akan diterapkan arus searah. Kami terus menginformasikan kepada pemudik yang akan ke arah Jakarta, maupun pengguna jalan lokal yang akan menggunakan jalan tol ke arah Jawa," ujarnya.

Keluar tol Cipali

Dia menyarankan pegguna jalan tol Cipali agar menggunakan semua fasilitas jalan tol yang tersedia sebagai tempat beristirahat.

Apabila rest area penuh, sebaiknya menggunakan alternatif di luar tol Cipali untuk beristirahat, mengisi BBM, maupun berwisata kuliner halal yang ada disekitar Tol Cipali.

Sebab, bila meneruskan perjalanan dengan memaksakan masuk kembali ke jalan tol, biaya yang dikeluarkan tetap sama karena tarif didasarkan pada jumlah kilometer.

"Pembagian peta mudik dan buku wisata kuliner Cipali sudah dilakukan seperti di rest area Kilometer 86A di wilayah Subang. Kami berharap, buku dan peta itu bisa menjadi panduan bagi pemudik mengambil alternatif istirahat di luar tol Cipali untuk beristirahat seperti mengisi BBM maupun berwisata di kota-kota yang dilalui Tol Cipali," katanya.***

Baca Juga

Alternatif Baru Bandung-Subang, Naik Damri via Tol

SUBANG, (PR).- Angkutan umum dari Kabupaten Subang menuju Bandung ada alternatif baru. Jika biasanya harus melalui jalur Lembang, kini menggunakan jalan tol menyusul dioperasikannya bus Damri.

Ratusan Honorer di Subang Juga Demo Aturan CPNS

SUBANG, (PR).- Ratusan tenaga honorer eks K2 dari berbagai OPD mendatangi Kantor BKPSDM dan Pemkab Subang, Senin 17 September 2018. Mereka menyampaikan keluhan terkait rekrutmen CPNS yang dinilai tak berkeadilan.