Tim Pemenangan Hasanah: Debat Pilgub Jabar Dongkrak Elektabilitas

Tb Hasanuddin/ADE BAYU INDRA/PR

BANDUNG, (PR).- Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 2 Tb Hasanuddin dan Anton Charliyan dinilai tampil baik dalam acara Debat Publik Pertama Pilgub Jabar 2018 di Sasana Budaya Ganesha, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Senin 12 Maret 2018 malam. 

Penampilan pasangan Hasanah itu sekaligus mampu mendongkrak elektabilitas hingga menjadi sekitar 25 persen.

"Sekarang kan masih di kisaran 14-16 persen, insya Allah akhir bulan ini atau awal April bakal naik hingga 20%-25%," kata anggota Tim Pemenangan Hasanah, Waras Wasisto, Selasa 13 Maret 2018.

Dia menilai, dalam debat tersebut, Kang Hasan maupun Kang Anton mampu menguasai panggung dalam memaparkan program-programnya kepada khalayak dengan jelas dan solutif. Tidak hanya dalam kemasan serius, mereka juga mampu tampil menghibur.

"Kami sangat puas dengan penampilan paslon kami. Baik Kang Hasan atau Kang Anton memahami betul permasalahan yang ada di Jawa Barat sehingga menawarkan sejumlah terobosan baru untuk membangun Jabar. Kang Hasan dan Kang Anton juga tampil atraktif dan menghibur," ujarnya.

Dalam debat pertama tersebut, salah satu program yang mengemuka adalah molotot.com. Konsep ini adalah program yang terintegrasi secara daring sebagai bentuk pengawasan terhadap kinerja aparatur secara transaparan. Diharapkan, cara tersebut sekaligus bisa meningkatkan kinerja pemerintah yang bersih dengan semangat melayani publik.

"Saya yakin molotot.com ini bakal menjadi viral dan diterima seluruh masyarakat Jabar karena dalam program ini rakyat ikut terlibat dalam mengawasi kinerja seluruh pejabat pemerintahan," tuturnya.

Waras juga menyampaikan terima kasih kepada pihak penyelenggara, dalam hal ini KPU Jawa Barat, yang menggelar kegiatan debat Publik Pilgub Jabar.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jabar. Jangan salah memilih pemimpin, pilih pemimpin yang nyaah ke Jabar," ujarnya.***

Baca Juga

Hikmat Nuristawan dan Harapan Sukabumi Sejahtera

SEBAGAI aparatur sipil negara, nama Hikmat Nuristawan cukup dikenal di kalangan masyarakat Sukabumi. Penampilannya yang nyentrik dengan rambut gondrong dan gaya berpakaian santainya, ia dikenal kerap membantu masyarakat kurang mampu.