Pilgub Jabar 2018, Debat Publik Pertama, Kuatkan Elektabilitas Rindu?

Persiapan Debat Publik Pilgub Jabar 2018/ADE BAYU INDRA/PR
PETUGAS melakukan persiapan pelaksanaan Debat Publik Pertama Pilgub Jabar 2018, di Sabuga ITB, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Minggu 11 Maret 2018. Debat publik pertama empat pasangan calon Pilgub Jabar 2018 akan dilaksanakan pada Senin (12/3/2018) malam, dan disiarkan secara langsung di salah satu televisi nasional.

BANDUNG, (PR).- Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda, menuturkan penampilan pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum pada debat pertama Pilgub Jabar 2018 pada Senin 12 Maret 2018 lalu semakin menguatkan elektabilitas pasangan Rindu pada Pilgub Jabar 2018.

Menurut survei debat publik Pilgub Jabar 2018 terbaru yang dilansir salah satu media online besar nasional, tingkat elektabilitas Rindu berada di angka 41 persen, disusul pasangan Deddy-Dedi yang mendapat hasil survei 32 persen. "Artinya penduduk jabar itu sudah rasional, bahwa debat Pilgub Jabar 2018 merupakan salah satu opsi dalam pertimbangan untuk memilih paslon," ujar Syaiful dalam kunjungannya ke Pikiran Rakyat, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa 13 Maret 2018.

Meski demikian, Huda mengakui masih ada kekurangan terutama pada performa sang calon wakil gubernur saat debat Pilgub Jabar 2018 berlangsung. Dia pun berharap pada debat kedua nanti, Uu bisa lebih baik lagi. Senada dengan Huda, Ridwan Kamil yang ditemui terpisah mengakui Uu masih terlihat demam panggung. Hal itu dimaklumi karena merupakan debat pertama jelang Pilgub Jabar 2018.

Meski demikian, Ridwan Kamil tak melulu menyoroti Uu, menurut dia, pada debat perdana Pilgub Jabar 2018  malam Senin kemarin apa yang dia perkirakan terjadi. Dia menerima pertanyaan yang menyerang kepemimpinan dia di Kota Bandung. "Tapi saya sudah persiapkan jawabannya dan yang terpenting saya diingatkan oleh penasehat debat saya agar tidak menyerang paslon lain, omat ulah nyerang," kata dia.

Sebelumnya, pada saat pertanyaan dari pasangan Hasanah soal intoleransi di Jabar Selatan ketika mantan kapolda Jabar menanyakan contoh kasus pada Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum sempat disambut dengan kekeliruan Uu menyebut pasangan Asyik pada Hasanah. Uu pun terlihat kurang bisa menjelaskan sehingga Ridwan Kamil yang turun tangan.

Ridwan Kamil, dalam debat pertama Pilgub Jabar 2018 tersebut, sempat meminta Uu lebih tenang dan menenangkan Uu dengan bertepuk sebelah tangan. Selama debat publik Pilgub Jabar 2018 berlangsung, pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum yang didominasi Ridwan Kamil bisa dikatakan pasangan muda yang kekinian. Hal itu dilihat dari jawaban mereka ketika menanggapi pertanyaan harmonisasi antara gubernur dan kepala daerah kota dan Kabupaten. 

Komunikasi nonformal

Ridwan Kamil mengusulkan agar dibentuk sebuah komunikasi yang tidak formal karena selama ini antara kepala daerah bertemu dalam koridor formal. "Dibutuhkan cara baru (untuk melancarkan kordinasi gubernur dan kepala daerah kota/kabupaten -red) misalnya dengan membuat whatsapp group antara pemimpin daerah saling sapa," ujar Ridwan Kamil.

Jika hal itu tidak berjalan, kata dia, gubernur bisa menggunakan instrumen bantuan gubernur sebagai tameng agar kordinasi tetap berjalan. Gubernur berhak mengurangi jumlah bantuan gubernur kepada pemerintah daerah terkait. 

Pada pertanyaan selanjutnya dalam debat Pilgub Jabar 2018 itu, terkait kasus korupsi yang kerap mendera kepala daerah, Ridwan Kamil mengklaim telah melahirkan ide atau gagasan agar kepala daerah tidak berhubungan langsung dengan proyek. Ada pihak lain sebagi benteng. Lainnya, berdasarkan pengalaman dia dengan menciptakan aplikasi-aplikasi yang meminimisir korupsi dengan aplikasi hibah, dan e-budgeting.

Dan masih kaitannya dengan korupsi dan Politik balas budi, Ridwan Kamil tidak menampik pihaknya membuka kesempatan pada siapapun untuk mengerjakan sebuah proyek. Pihak-pihak tersebut termasuk para pendukungnya. "Selama tidak melanggar hukum, sesuai aturan ya silakan ikut proyek (pelelangan -red), asal tidak ada KKN," ujar dia.***

Baca Juga

Rindu Menang Tipis dari 2DM di Cianjur

CIANJUR, (PR).- Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum menang tipis atas pasangan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi di Cianjur.

Rindu Unggul Mutlak di Kota Cimahi

CIMAHI, (PR).- Entry data dan scan lembar C1 hasil perolehan suara tiap TPS Pilgub Jabar 2018 di Kota Cimahi telah rampung, Kamis 28 Juni 2018.

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum Unggul di Garut

GARUT, (PR).- Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum mengantongi suara terbanyak pada Pemilihan Gubernur 2018 di Kabupaten Garut. Jumlah suara yang didapat Ridwan-Uu sebanyak 435.652 suara.